kumparan
19 Mar 2019 19:24 WIB

7 Festival Seru di Dunia yang Bisa Kamu Nikmati pada Bulan Maret

Penampilan dari salah satu peserta pada parade karnaval malam kedua di Sambradrome, Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Reuters/Sergio Moraes
Walau tanggal merah dibulan ini bisa dihitung dengan jari, ternyata bulan Maret jadi salah satu waktu terbaik untuk berlibur, terutama bagi kamu yang ingin menikmati sajian festival menarik di berbagai belahan dunia.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, ada banyak negara yang membuat karnaval dan festival seru pada bulan Maret untuk menyambut pergantian musim dari musim dingin jadi semi.
Perayaan Saint Patrick's Day di New York Foto: AP Photo/Craig Ruttle
Menurut rilis yang diterima kumparan dari Booking.com, bulan Maret jadi waktu paling pas untuk jalan-jalan karena adanya sejumlah festival warna-warni serta perayaan agama sepanjang bulan.
Uniknya, dari survei yang dilakukan Booking.com juga ditemukan bahwa ada 43 persen traveler asal Indonesia yang berencana jalan-jalan untuk menikmati sajian budaya tertentu pada tahun 2019.
Nah, karenanya kali ini, kumparan merangkum tujuh festival seru di antaranya. Apa saja?
1. Karnaval Rio de Janeiro, Brasil
Seorang peserta tampil menggunakan kostum ular pada malam kedua acara parade karnaval berlangsung di Sambadrome, Rio de Janeiro. Foto: Reuters/Pilar Olivares
Kerap dijuluki sebagai 'The Greatest Show on Earth', Karnaval Rio de Janeiro menjadi sebuah festival sekaligus karnaval yang tidak boleh kamu lewatkan saat berada di Brasil.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, setiap bulan Maret, sekitar 40 hari jelang Paskah dan bulan purnama, penduduk Brasil akan turun ke jalan membuat sebuah parade meriah yang dipenuhi tarian, musik, nyanyian, hingga pesta kostum yang mewah nan glamor.
Parade karnaval di Sambadrome, Rio de Janeiro, Brasil. Foto: Reuters/Pilar Olivares
Para penari akan melenggak-lenggokkan tubuh sambil berjalan dalam rombongan mengikuti alunan lagu, para penyanyi mengambil tempat, lengkap dengan kostumnya yang menawan. Festival yang satu ini bahkan menjadi bagian scene dalam film animasi berjudul 'Rio'.
Karena kemeriahannya, Karnaval Rio de Janeiro selalu jadi atraksi wisata yang dinanti oleh penduduk setempat maupun wisatawan asing, sehingga wajar saja, jika karnaval ini tak pernah surut pengunjung.
  1. Mardi Gras di New Orleans, Amerika Serikat
Festival Mardi Gras di New Orleans, Amerika Serikat Foto: Shutter Stock
Mardi Gras atau yang dikenal pula sebagai Fat Tuesday adalah hari terakhir musim karnaval yang jatuh sehari sebelum hari Pra Paskah pertama atau yang dikenal sebagai Rabu Abu (Ash Wednesday).
ADVERTISEMENT
Biasanya, Mardi Gras dimeriahkan dengan beragam pernak-pernik serta kostum berwarna ungu sebagai simbol keadilan, emas untuk menunjukkan kekuatan serta warna hijau sebagai representasi dari iman.
Peserta yang mengikuti Festival Mardi Gras di New Orleans menggunakan topeng Foto: Shutter Stock
Berasal dari bahasa Prancis, Mardi Gras merupakan festival untuk merayakan 'kebebasan' umat Katolik untuk melakukan setiap kesenangannya. Misalnya memakan makanan lezat dan berlemak, meminum minuman beralkohol favorit mereka, dan berpesta sebelum melakukan kewajiban berpuasa untuk menyongsong Jumat Agung dan Minggu Paskah.
Peserta yang mengikuti festival Mardi Gras akan berpesta menggunakan kostum indah dan unik, serta mengenakan topeng untuk melengkapi keseruannya. Jika kamu berencana untuk mengikutinya, usahakan datang sejak tanggal 2 Maret untuk mengikuti rangkaian acaranya hingga puas.
3. Festival Holi, India
Festival Holi di India Foto: REUTERS/Adnan Abidi
India memang terkenal dengan budaya dan tradisinya yang menarik. Salah satunya adalah Festival Holi atau yang dikenal juga sebagai Festival of Colors.
ADVERTISEMENT
Sesuai dengan namanya, penduduk India biasanya merayakan Festival Holi dengan berpesta sambil saling melemparkan tepung warna satu sama lain sambil menari.
Keseruan Festival Holi di India Foto: REUTERS/Adnan Abidi
Saat Festival Holi dilaksanakan, ribuan peserta dan penduduk setempat akan saling berbaur untuk merayakan pesta kemenangan atas roh jahat bernama Holika.
Dihelat rutin setiap tahunnya, Holi menjadi sebuah magnet bagi wisatawan baik turis dalam maupun luar negeri. Festival Holi bisa kamu temukan di berbagai kota di India, misalnya Delhi, Mumbai, Udaipur, Shantiniketan, atau Vrindavan. Menarik ya?
4. Starkbierfest di Munich, Jerman
Starkbierfest dalam bahasa Jerman terdiri dari tiga kata, yaitu 'Stark' yang berarti kuat, 'Bier' yang artinya bir, dan 'Fest' atau yang diartikan sebagai festival.
Walau tidak seterkenal Oktoberfest, Starkbierfest atau yang berarti Strong Beer Festival menjadi ajang menikmati sajian bir dalam berbagai varian rasa dan aroma yang juga tak kalah istimewa, serta pengunjung yang tak terlalu 'menggila'.
ADVERTISEMENT
Starkbierfest berasal dari sebuah tradisi yang dimulai pada abad ke-18. Saat itu, biarawan Paulaner membuat bir spesial untuk memuaskan para pecinta bir sebelum memulai puasa daging yag dilakukan jelang Paskah.
Menariknya, di beberapa daerah, para peserta yang mengikuti Starkbierfest akan merayakannya dengan meminum bir khas Munich sambil menggunakan pakaian tradisional.
5. St. Patrick´s Day, Irlandia
Berpakaian serba hijau untuk merayakan St. Patrick's Day di Irlandia Foto: Flickr/Giuseppe Milo
St. Patrick´s Day adalah sebuah festival budaya sekaligus penghormatan untuk mengenang jasa Santo Patrick dalam mengenalkan agama Kristiani pada masyarakat Irlandia.
Biasanya, setiap 17 Maret, penduduk Irlandia akan mengenakan atribut serba hijau sebagai perwujudan julukan Irlandia yang dikenal sebagai The Emerald of Isle.
Parade St. Patrick's Day di Irlandia Foto: Flickr/William Murphy
Untuk merayakan hari penting ini, biasanya penduduk Irlandia akan melakukan parade berkeliling di tengah kota, pesta makan dan minum, lomba melukis wajah, menghias etalase toko, dan juga pagelaran tari tradisional.
Pertunjukan salah satu universitas dalam parade St. Patrick´s Day di Dublin Foto: Flickr/William Murphy
Tak hanya di Irlandia, sebenarnya perayaan St. Patrick's Day bisa juga kamu nikmati di negara lain seperti Amerika.
ADVERTISEMENT
Hanya saja, jika kamu menginginkan pengalaman otentik yang khas, kamu bisa menyambangi desa tepi sungai bernama Carrick on Shannon di Leitrim yang hanya dihuni oleh 4000 penduduk saja. Hasilnya, kamu bisa menikmati perayaan yang sarat kekeluargaan.
6. Festival BaliSpirit di Ubud, Bali
Peserta BaliSpirit Festival mengikuti workshop yoga di Ubud, Bali Foto: Shutter Stock
Dimulai pada tahun 2008, Festival BaliSpirit adalah sebuah perayaan yoga, meditasi, serta pagelaran musik internasional yang dilakukan di Ubud. Mulai dari pukul 08.00 - 17.00 WITA, para pegiat yoga dari seluruh penjuru dunia akan menikmati workshop dari instruktur bersertifikasi internasional selama enam hari penuh.
Pengisi Acara One World One Stage BaliSpirit. Foto: Denia/kumparan
Merupakan festival yoga, musik, dan tari terbesar di Asia Tenggara, BaliSpirit Festival menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam maupun luar negeri yang menyukai musik, budaya, serta olahraga yoga.
ADVERTISEMENT
7. Ultra Music Festival di Miami, Amerika Serikat
Ultra Music Festival adalah sebuah festival musik elektronik tahunan yang dilakukan di kawasan outdoor untuk mengapresiasi budaya kontemporer secara spektakuler. Diadakan pada akhir bulan Maret, Ultra Music Festival seakan menjadi penyambut musim semi yang seru bagi setiap pecinta musik EDM.
Untuk memuaskan seluruh penggemarnya, Ultra Music Festival biasanya akan dilakukan live, selama tiga hari berturut-turut dengan mengundang musisi EDM ternama. Bersiaplah untuk berpesta tanpa henti dan menciptakan kenangan tak terkira.
Gimana, festival mana yang jadi pilihanmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan