kumparan
25 Apr 2018 17:37 WIB

Alasan Tirai Jendela Pesawat harus Dibuka saat Take Off dan Landing

Jendela pesawat (Foto: Thinstock)
Saat traveling dengan menggunakan pesawat, sering kali kamu dihadapkan dengan beberapa peraturan yang tujuannya tidak dijelaskan secara jelas, seperti membuka penutup jendela atau menegakkan sandaran kursi menjelang pesawat mendarat.
ADVERTISEMENT
Meski terlihat sepele dan tidak berdampak secara langsung, sebenarnya regulasi ini akan berdampak pada kenyamanan dan keamanan penumpang. Dilansir CN Traveler, penumpang harus membuka dan menutup jendela sesuai instruksi awak kabin untuk melindungi penumpang dari sengatan matahari, memberikan penglihatan atau pandangan yang lebih jelas dari daratan atau untuk mempersiapkan penumpang apabila terjadi guncangan saat mendarat. Langkah ini dilakukan untuk mengutamakan keselamatan.
Ilustrasi Jendela Pesawat (Foto: Pexels)
Dalam keadaan darurat, awak kabin akan ditugaskan untuk mengevakuasi penumpang dari pesawat kurang lebih dalam 90 detik, sesuai dengan peraturan yang diberlakukan Amerika Serikat. Itu sebabnya, menjelang lepas landas dan mendarat, penumpang akan ditugaskan untuk membuka tirai jendela kabin.
"Dengan membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam kabin, penumpang dan awak kabin akan lebih mudah beradaptasi dengan cahaya yang berada di luar pesawat dan memudahkan evakuasi. Untuk pendaratan biasa, hal ini dapat memudahkan awak kabin dan penumpang untuk keluar dari pesawat," terang perwakilan badan keselamatan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Penumpang Samping Jendela Pesawat (Foto: Pexels)
Hal ini juga memungkinkan awak kabin mengawasi terjadinya pendaratan dan penerbangan, serta mencari jalan keluar terbaik apabila terjadi kecelakaan dalam penerbangan. Cahaya alami yang berasal dari luar kabin menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pendaratan darurat yang lebih 'nyaman'.
Bagaimana menurutmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan