kumparan
24 Feb 2019 16:50 WIB

Bak Atlantis, Ini 5 Kota Kuno yang Tenggelam ke Dasar Laut

Ilustrasi Atlantis. Foto: Pixabay
Pernahkah kamu mendengar tentang Atlantis? Ya, kota yang menurut legenda tenggelam ke dasar laut dan hingga kini tidak diketahui keberadaanya tersebut kini masih menjadi misteri.
ADVERTISEMENT
Tak hanya isapan jempol belaka, ternyata kisah tentang Atlantis pertama kali juga disebut di dalam dua catatan dialog Plato, Timaeus dan Critias, yang ditulis sekitar 360 SM. Menurut Plato, Atlantis tenggelam ke dalam samudera hanya dalam satu malam saja.
Terlepas dari mitos kota Atlantis tersebut, nyatanya ada beberapa kota kuno yang benar-benar tenggelam ke dasar laut lho. Dilansir berbagai sumber, berikut kumparanTRAVEL rangkum lima kota kuno yang ada di bawah laut.
1. Heracleion, Mesir
Thonis-Heracleion adalah kota legendaris yang tenggelam di dasar Laut Mediterrania sekitar 1.200 tahun silam. Kota ini selama berabad-abad hanya menjadi legenda, sebelum akhirnya ditemukan pada tahun 2000.
Dikutip dari laman Mirror, kota ini ditemukan dalam sebuah survei di pantai utara Mesir. Sejak awal abad ke-21, peneliti sedikit demi sedikit menguak bagian demi bagian dari kota yang pernah hilang tersebut.
ADVERTISEMENT
Para arkeolog telah menemukan puing-puing lebih dari 64 kapal, koin emas, dan patung raksasa setinggi 16 kaki atau sekitar 4 meter. Tak hanya itu, batu bertuliskan Yunani kuno dan Mesir Kuno juga telah dibawa ke permukaan.
Sebelum menghilang, kota ini diperkirakan berada di mulut delta Sungai Nil. Hingga kini para ilmuwan masih belum tahu pasti apa yang menyebabkan kota yang dibangun pada abad ke-8 sebelum Masehi tersebut tengelam sekitar 1.200 tahun silam.
2. Pavlopetri, Yunani
Pavlopetri adalah kota kuno berikutnya yang berada di bawah laut lepas pantai Laconia selatan di Peloponnese, Yunani. Mengutip The Guardian, diperkirakan kota ini tenggelam sekitar 5.000 tahun yang lalu.
"Tidak ada keraguan bahwa ini adalah kota terendam tertua di dunia. Itu (Pavlopetri) berasal dari 2800 hingga 1200 SM, jauh sebelum masa kejayaan Yunani klasik. Ada situs-situs cekung yang lebih tua di dunia tetapi tidak ada yang dapat dianggap sebagai kota yang direncanakan seperti ini, yang mengapa itu unik,"ujar Dr Jon Henderson, profesor arkeologi bawah air di Universitas Nottingham.
ADVERTISEMENT
Kota kuno yang berukuran sekitar 30.000 meter persegi di dasar laut tersebut diduga merupakan bagian dari peraedaban Mycenaean.
3. Shicheng, China
Kota ini dijuluki sebagai Atlantis dari timur oleh para wisatawan. Ya, Shicheng adalah kota bawah laut yang megah nan misterius dari sebuah peradaban imperial China.
Berdiri dengan arsitektur batu ketika Dinasti Ming dan Qing berkuasa pada 1368 sampai 1912, kota ini bersemayam di bawah Danau Qiando, Provinsi Zheziang.
Seperti dikutip BBC, tidak seperti mitos kota Atlantis, Shicheng yang berarti Kota Singa dalam bahasa Mandarin, sengaja ditenggelamkan pada 1959. Tujuannya untuk membuat jalan bagi bendungan Xin'an dan stasiun tenaga air yang ada di sana.
Demi suksesnya proyek tersebut, sekitar 300 ribu orang direlokasi. Beberapa di antara penduduk tersebut sebelumnya memiliki keluarga yang tinggal di kota itu selama berabad-abad.
ADVERTISEMENT
Walau berada jauh di dasar air, Shicheng tetap terjaga dengan baik. Lewat serangkaian ekspedisi dan foto-foto bawah laut terungkap kota ini memiliki lima gerbang masuk. Ada dua gerbang yang menghadap ke arah barat dan gerbang di arah mata angin lainnya.
Kota Singa tersebut juga memiliki jalan-jalan yang lebar dengan 265 gapura, yang menampilkan batu-batu singa, naga, burung naga, dan prasasti bersejarah. Beberapa di antaranya berasal dari tahun 1777 sedangkan arsitektur tembok kota diyakini berasal dari abad ke-16.
4. Baiae, Italia
Kota kuno berikutnya yang ada di dasar lautan adalah Kota Baie. Kota kuno yang tenggelam di sebelah barat Napoli ini dulunya merupakan tempat tinggal para bangsawan.
Mengutip Atlas Obscura, saking mewahnya terdapat vila-vila mewah yang dibangun di kota tersebut. Bahkan Kaisar Nero membangun vila di kota tersebut.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, nyatanya Kota Baiae ditinggalkan para penduduknya pada abad ke-8 tepatnya pada tahun 1.500. Kota yang terletak di sekitar ventilasi vulkanik ini tenggelam akibat permukaan air yang naik secara perlahan dan sebagain besar reruntuhannya tenggelam di perairan teluk yang dangkal.
Peninggalan-peninggalan seperti patung, dinding, bahkan lantai dengan mosaik-mosaik yang sangat rumit dapat ditemukan di Baiae.
Saat ini sisa-sisa kuno Baia dapat dikunjungi oleh wisatawan karena menjadi salah satu dari beberapa taman arkeologi bawah laut di dunia. Pengunjung dapat melihat bangunan-bangunan yang hancur dan patung-patung kota yang dipelihara dengan luar biasa melalui perahu-perahu berlantai kaca, snorkeling, hingga scuba diving.
5. Dwarka, India
Kota kuno terakhir yang juga tenggelam ke dasar laut adalah Dwarka. Kota Dwarka terletak di negara bagian Gujarat di sebelah barat laut India.
ADVERTISEMENT
Dikutip laman New Indian Express, kota ini dulunya dianggap sebagai mitos belaka hingga akhirnya para ilmuan kelautan dari India menemukan Kota Dwarka yang terletak di skitar Teluk Khambhat di bagian pantai barat India. Kota Dwarka diketahui berusia lebih dari 9.000 tahun yang lalu.
Hal tersebut diketahui setelah para peneliti melakukan penanggalan karbon pada puing-puing yang ditemukan dari situs, termasuk bahan bangunan, tembikar, bagian dinding, manik-manik, patung dan tulang serta gigi manusia, yang ditemukan di sana.
Konon kota Dwarka dibuat oleh Dewa Krishna dan terdapat puluhan ribu istana di dalamnya. Tak hanya itu, semua istana tersebut dibangun dengan kristal dan perak dan dihiasi dengan batu zamrud yang indah.
ADVERTISEMENT
Karena itu Dwarka juga disebut-sebut sebagai kota emas yang ada di dasar laut India.
Tertarik untuk mengunjungi kota tersebut?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan