kumparan
11 Feb 2019 17:24 WIB

Foto: Pesta Puja Pantai di Malaysia, Sebuah Persembahan ke Arwah Laut

Seorang warga suku asli Malaysia, Mah Meri, mengenakan topeng kerajinan tradisional, menari selama ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Penduduk asli Mah Meri dari Malaysia membawa persembahan serta mengenakan sejumlah atribut seperti topeng dan rajutan dari daun kelapa. Tarian serta prosesi dari dukun menambah suasana mistis pada proses di Pulau Carey di pinggiran Kuala Lumpur.
ADVERTISEMENT
Pesta Puja Pantai merupakan satu upacara popular yang dilakukan oleh golongan petani dan nelayan di Pantai Timur, terutamanya di Kelantan dan Terengganu sebelum musim menangkap ikan.
Suku Mah Meri, yang diyakini sebagai keturunan orang-orang pelaut, merayakan tahun baru mereka menurut kalender lunar dengan memberikan persembahan ke laut.
Dengan cara mempersembahkan kepala kerbau ke laut, penduduk asli Mah Meri berharap mendapat restu arwah laut agar mereka diberikan keselamatan dan hasil tangkapan ikan yang berlimpah.
Penduduk asli Mah Meri dari Malaysia membawa sebuah kuil selama ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Dua dukun suku asli Mah Meri, Malaysia, saat melakukan ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Penduduk asli Mah Meri dari Malaysia mengenakan topeng kerajinan tradisional yang dikumpulkan sebelum menuju ke laut selama ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Anggota komunitas pribumi Malaysia Mah Meri berjalan ke laut selama ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Anggota komunitas adat Mah Meri, Malaysia, berdiri di depan sebuah tempat selama upacara "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Seorang dukun suku asli Mah Meri, Malaysia, saat melakukan ritual "Puja Pantai". Foto: Mohd RASFAN / AFP
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan