kumparan
13 Feb 2019 16:24 WIB

Les Eyzies de Tayac, Kota di Bawah Tebing Batu yang Kaya Akan Sejarah

Les Eyzies de Tayac Foto: Wikimedia Commons
Membicarakan Prancis, pasti yang terlintas dibenakmu adalah ibu kota Paris yang dikenal sebagai pusat mode dunia dan kota paling romantis. Nyatanya, ada banyak hal menarik yang dapat kamu temukan di negara yang dijuluki sebagai penghasil parfum dunia tersebut.
ADVERTISEMENT
Salah satunya adalah kota Les Eyzies de Tayac yang terletak di Dordogne, Prancis. Jika kamu berkunjung ke Prancis bagian selatan, jangan lupa untuk mengunjungi daerah yang bernama Les Eyzies de Taynac tersebut.
Di sana kamu akan melihat uniknya rumah yang dibangun di bawah tebing batu. Pemandangan unik di salah satu sudut kota kecil Les Ryziees de Taynac menyajikan deretan bangunan yang posisinya memang menyatu dengan tebing batu tersebut sehingga bangunan-bangunannya terkesan menempel dan terbuat dari bebatuan itu sendiri.
Les Eyzies de Tayac Foto: Flickr/dynamosquito
Dilansir Amusing Planet, Les Eyzies de Tayac dikenal memiliki banyak gua-gua yang telah berusia lebih dari 28 ribu tahun lalu.
Gua-gua tersebut diperkirakan dahulunya adalah tempat tinggal troglodyte atau manusia gua yang pernah menempati gua tersebut ribuan tahun yang lalu.
ADVERTISEMENT
Lalu pada 1868, gua-gua itu ditemukan ketika pembangunan proyek jalan kereta api di Prancis. Selain deretan rumah yang unik, kamu juga dapat menemukan fosil Homo sapiens dari era European Upper Paleolithic dan artefak lainnya yang berusia sekitar 40 ribu hingga 100 ribu tahun lalu.
Abri de Laugerie Basse Foto: Wikimedia Commons
Selain fosil yang telah disebutkan di atas, beberapa artefak yang dapat ditemukan lainnya di sana yaitu seperti alat berburu, perkakas rumah tangga, liontin, perhiasan dan gambar dinding yang luas.
Meski termasuk kota kecil, Les Eyzies de Tayac dulunya memiliki populasi penduduk cukup besar yang dibuktikan dari banyaknya peninggalan zaman purba yang ditemukan di sana.
Les Eyzies de Tayac memiliki sekitar 150 situs prasejarah yang berasal dari zaman Paleolitik dan sekitar 25 gua unik yang dapat dikunjungi wisatawan. Selain gua, di sana juga ada beberapa bangunan bersejarah seperti benteng abad pertengahan yang dibangun di bebatuan, dan banyak museum.
Les Eyzies de Tayac Foto: Wikimedia Commons
Kamu dapat mengunjungi Grotte de Font-de-Gaume sebuah bangunan yang punya lebih dari 200 lukisan dan ukiran hewan seperti bison, kuda, mammoth, dan rusa, dan beberapa sosok manusia. Lukisan-lukisan tersebut diperkirakan berasal dari era Magdelen, sekitar 17.000 tahun yang lalu.
ADVERTISEMENT
Dan juga Abri de Laugerie Basse, sebuah tempat perlindungan yang telah digunakan lebih dari 17.000 tahun yang lalu oleh manusia gua tersebut. Tempat tersebut juga dikenal memiliki sejumlah besar alat-alat kuno dan artefak seperti patung kuda dan satu lagi sosok perempuan.
Situs-situs sejarah yang ada di Les Eyzies de Tayac membuat kawasan ini selalu ramai dikunjungi oleh ribuan wisatawan pada setiap tahunnya.
Tertarik untuk menelusuri sejarah di Kota Les Eyzies de Tayac?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan