Mengenal Lebih Dekat Festival Songkran di Thailand

15 April 2019 13:26 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Festival Songkran Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Festival Songkran Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Selain destinasi wisatanya, Thailand juga memiliki beragam festival menarik yang mampu menarik perhatian wisatawan dunia. Salah satunya adalah Festival Songkran yang merupakan perayaan Tahun Baru tradisional Thailand.
ADVERTISEMENT
Festival ini rutin diselenggarakan setiap tanggal 13-15 April tiap tahunnya. Festival Songkran diyakini dapat menghilangkan nasib buruk di tahun mendatang.
Selama tiga hari, Thailand akan disibukkan dengan berbagai kegiatan yang diadakan oleh warga setempat, mulai dari ritual mencuci patung Buddha, menawarkan makanan ke biarawan, membuat pagoda dari pasir, hingga perang air.
Dan salah satu kegiatan yang menjadi favorit para peserta ketika mengikuti festival ini adalah perang air yang melibatkan hampir seluruh penduduk setempat juga wisatawan.
Asal-usul Festival Songkran
Festival Songkran Foto: Shutter Stock
Perang air ini awalnya berasal dari tradisi orang-orang yang saling mencipratkan air bekas mencuci patung dengan tujuan mendapatkan berkat dan keberuntungan di tahun baru. Namun, jika ditelisik lebih dalam festival ini ini sendiri berakar pada Festival India kuno Makar Sankranti.
ADVERTISEMENT
Sama seperti di India, festival Makar Sankranti dirayakan untuk menyambut masa transisi matahari atau tahun baru, begitu pun di Thailand.
Dilansir berbagai sumber, festival air ini berasal dari kata "Songkran" yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti 'bergerak' atau 'lewat'. Festival Songkran biasanya diawali dengan mengunjungi anggota keluarga.
Festival Songkran Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Para penduduk di Thailand juga mengunjungi biara-biara lokal untuk berdoa dan menuangkan air di patung-patung Buddha. Setelah itu, mereka akan memberikan hadiah makanan ataupun jubah baru kepada para biarawan yang tinggal di sana.
Selanjutnya, penduduk setempat juga akan mengumpulkan air yang dituangkan dan membawanya kembali ke orang yang mereka cintai. Festival Songkran yang dilakukan dengan saling melemparkan air sendiri dimaksudkan untuk menghilangkan nasib buruk dari tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Festival Songkran yang jadi atraksi menarik bagi wisatawan
Salah seorang turis melukis Gajah yang mengikuti perayaan Festival Songkran di Ayutthaya, Thailand. Foto: REUTERS/Soe Zeya Tun
Festival yang jatuh di bulan April, yaitu saat suhu Thailand tengah panas-panasnya ini menjadi atraksi wisata yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan yang berkunjung.
Tak hanya diselenggarakan di Thailand, Festival Songkran juga dirayakan di Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Songkran sering disebut sebagai festival air terbesar di dunia. Karena festival ini digelar hampir di seluruh kota yang ada di Thailand. Tetapi, Bangkok, Chiang Mai, dan Phuket lah yang paling ramai dan dipadati wisatawan.
Gajah dan masyarakat bermain dengan air saat perayaan Festival Songkran di Ayutthaya, Thailand. Foto: REUTERS/Soe Zeya Tun
Ratusan ribu turis tersebut datang ke Thailand tiap tahunnya, terutama ke Bangkok dan kota-kota besar lainnya hanya untuk mengikuti festival tersebut.
Kemeriahan festival tersebut sukses membuat Festival Songkran masuk kedalam buku Guinness World Records sebagai "The Largest Water Gun Fight In The World" pada tahun 2011 silam.
ADVERTISEMENT
Ketika festival berlangsung, jangan kaget jika kamu akan terkena siraman air ataupun tembakan pistol-pistol air saat keluar dari hotel tempatmu menginap. Bahkan, Festival Songkran tahun ini lebih meriah karena melibatkan beberapa gajah. Dalam festival ini kamu dapat melihat gajah dan manusia bermain air dan menari bersama.