Pencarian populer

Menjajal Bike Sharing, Fasilitas Sepeda Gratis di Monas

Sepeda Bike Sharing (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Pemerintah kota Jakarta baru saja meresmikan fasilitas sepeda gratis bernama Bike Sharing di kawasan Monumen Nasional. Bike Sharing merupakan fasilitas penyewaan sepeda berbasis aplikasi. Fasilitas Bike Sharing diberikan kepada pengunjung Monas secara cuma-cuma.

Yang menarik lagi, kamu bisa menggunakan sepeda tersebut selama yang kamu mau, tidak ada batasan atau durasi waktu penggunaan, dan kamu bisa menggunakannya sejauh yang kamu mau, asalkan masih berada dalam kawasan Monas.

Karena rasa penasaran, kumparanTRAVEL pun menyambangi Monas untuk mencoba Bike Sharing pada Selasa (31/8).

Sepeda Bike Sharing (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Imut, itulah kata pertama yang muncul begitu melihat deretan sepeda yang berjejer manis di parkiran tepat di seberang jalan masuk utama menuju Monas. Sepeda berwarna ungu dan kuning yang disediakan itu memiliki dua tampilan, yaitu yang menggunakan keranjang dan tanpa keranjang.

Sepeda Bike Sharing (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Saat kumparanTRAVEL tiba, terdapat lima orang penjaga yang sedang melakukan maintenance pada sepeda gratis tersebut. Setiap sepeda yang ingin digunakan pengunjung akan dipasangi kunci khusus yang dilengkapi dengan QR Code.

"Biasanya bisa langsung dipakai mba, tapi karena hari ini lagi maintenance, jadi dipasang dulu kuncinya baru bisa dipakai," kata Eko, salah satu petugas maintenance yang ditemui kumparanTRAVEL.

Pemasangan Barcode (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Cara menggunakan Bike Sharing sangat mudah, sama seperti sepeda kebanyakan. Untuk itu, pastikan kamu sudah mahir menggunakan sepeda dulu, ya sebelum mencoba.

Bangku sepeda bisa disesuaikan, kamu bisa meminta tolong kepada petugas yang berjaga di titik parkir untuk menambah tinggi atau merendahkan posisi bangku. Begitu pula dengan rem, apabila kamu merasa kurang nyaman, para petugas siap membantu kamu.

Sebelum menggunakan fasilitas Bike Sharing, pengunjung harus men-download aplikasi bernama Gowes terlebih dahulu. Kamu bisa menemukan aplikasi ini di iOS maupun Playstore, atau dengan melakukan scan barcode di papan petunjuk yang tersedia di parkiran.

Setelah di-download, kamu cukup melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir yang tertera dalam aplikasi secara lengkap.

Aplikasi Gowes (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Apabila kamu telah selesai melakukan pendaftaran, maka kamu dapat dengan bebas menggunakan fasilitas sepeda yang tersedia. Nantinya di layar ponsel kamu akan terlihat peta yang menunjukkan titik dimana sepeda-sepeda tersebut berada dan dimana titik parkir tersebut tersebar. Ada pula fitur 'unlock' yang nantinya bisa kamu gunakan untuk membuka kunci sepeda.

Scan Barcode di Gowes (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Tidak sabar ingin mencoba, kumparanTRAVEL pun memilih salah satu sepeda dengan tambahan keranjang untuk mengitari kawasan Monas.

Sepeda-sepeda tersebut bukan hanya terlihat imut, tetapi juga dilengkapi dengan bel distang sebelah kanannya. Sehingga kamu tidak perlu bingung kalau ingin memberi 'klakson' pada pengunjung yang melintas di depan jalan kamu.

Penggunaannya yang mudah dan sepeda yang nyaman membuat 'acara jalan-jalan' kumparanTRAVEL terasa semakin menyenangkan. Merasakan hembusan angin sambil mengitari Monas yang asri dan bersih mampu membuat lupa waktu.

com-Ilustrasi Monas (Foto: Thinkstock)

Hanya saja perjalanan mengayuh sepeda terasa 'lebih berat' ketika kumparanTRAVEL mengelilingi tugu Monas. Karena kontur jalanannya yang tidak rata membuat pedal sepeda terasa lebih sulit untuk dikayuh.

Untuk mengurangi rasa lelah saat mengayuh di kawasan tersebut, kamu bisa menggunakan jalan kecil dengan kontur yang lebih halus. Jalan tersebut berada segaris di tengah lapangan di sekeliling tugu Monas, meski sangat terbatas, adanya jalan kecil ini terasa sangat membantu, karena membuat aktivitas mengayuh terasa lebih ringan.

Meski masih dalam masa percobaan, hadirnya Bike Sharing di kawasan Monas dinilai pengunjung cukup membantu. Salah satunya adalah pasangan kekasih Nanang dan Ela, remaja berumur 20 tahun yang sedang menikmati hari libur di Monas.

"Membantu sih, kan biasanya cape kalo keliling Monas jalan kaki. Soalnya 'kan jauh," tutur Nanang.

Ela dan Nanang, Pengunjung Monas (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Hal serupa juga dirasakan oleh Fitri, ibu dari seorang anak yang sedang bermain dengan menggunakan sepeda. Uniknya, ia bahkan meletakkan anaknya yang berusia tiga tahun di atas keranjang sepeda.

"Membantu banget, di Monas jadi ada mainannya. Sebenarnya bisa sih keliling pakai kereta wisata, cuma kan kalo duduk di kereta gitu enggak ada olahraganya. Apalagi sekarang kan Monas udah bersih, nyaman, aman, kalau ada sepeda gini jadi lebih enak," ceritanya pada kumparanTRAVEL.

Fitri dan Anaknya, Pengunjung Monas (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Ketika ditanya apakah Fitri tidak takut anaknya jatuh jika diletakkan dalam keranjang, ia menjawab tidak. Padahal anaknya memiliki bobot sekitar 13-14 kilogram.

"Soalnya kata penjaga (petugas) keranjangnya kuat, dan udah sering juga begini. Tiap sore saya ke sini main sama anak, pasti ditaruh di sini (keranjang)," ungkapnya.

Ada 100 sepeda di kawasan Monas yang siap untuk digunakan oleh pengunjung. Sepeda-sepeda itu terbagi ke tujuh titik parkir yang bisa dengan bebas kamu gunakan. Kamu juga dapat memilih titik parkir untuk memulangkan sepeda setelah selesai digunakan.

Sepeda Bike Sharing (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Sepeda-sepeda gratis ini dilengkapi dengan GPS, jadi petugas setempat tidak akan takut apabila ada pengunjung yang iseng ingin membawa pulang sepeda.

Alarm akan berbunyi ketika GPS mendeteksi lokasi dan membunyikan peringatan apabila sepeda keluar dari kawasan Monas. GPS ini juga akan membantu petugas untuk 'menjemput' sepeda yang tidak diletakkan di tempatnya oleh pengunjung setempat.

Setelah digunakan, jangan lupa untuk mengunci kembali sepedanya. Sehingga aplikasinya nanti dapat men-tracking pengguna terakhir yang sedang menggunakan sepeda tersebut.

Papan Petunjung Bike Sharing (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Sayangnya, sosialisasi Bike Sharing dirasa masih kurang. Beberapa kali kumparanTRAVEL melihat wisatawan asing dan lokal yang ingin meminjam sepeda namun tidak tahu caranya, padahal terdapat papan petunjuk yang diletakkan di tempat parkir sepeda.

Julian dan Vicky, Wisman Jerman di Monas (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Misalnya saja Julian dan Vicky, turis asal Jerman ini tidak tahu bahwa Jakarta punya fasilitas sepeda gratis untuk berkeliling Monas.

"Sangat menarik, saya rasa besok saya akan mencoba Bike Sharing, karena sekarang sudah sore dan tidak memungkinkan lagi untuk saya," tutur Vicky.

Bagi kamu yang berminat mencoba Bike Sharing, kamu bisa langsung berkunjung ke Monas. Penyewaan sepeda berbasis aplikasi ini buka mulai pukul 09.00 - 22.00 WIB. Karena jumlahnya sangat terbatas, kamu mesti datang sebelum jam lima sore. "Kalau datang jam lima sore ke atas, pasti sudah habis," kata petugas.

Tertarik mencoba Bike Sharing?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.55