kumparan
18 Feb 2019 17:36 WIB

Negara yang Satu Ini Jadikan Unicorn Sebagai Hewan Nasional

Patung air mancur unicorn di Linlithgow Palace Scotland Skotlandia Foto: Shutter Stock
Unicorn mendadak tenar usai debat capres yang dilaksanakan pada hari Minggu (17/2) lalu. Hewan mitos legendaris yang jadi tokoh utama dari kartun anak-anak 'My Little Pony' itu ternyata sempat menjadi sorotan netizen setelah calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto terlihat kurang memahami arti unicorn dari pertanyaan yang dilontarkan Jokowi kepada dirinya saat debat capres 2019 berlangsung.
ADVERTISEMENT
Prabowo mungkin saja bukan satu-satunya orang yang kurang memahami arti unicorn, kamu juga mungkin bisa saja jadi salah satu di antaranya. Dalam mitologi Celtic, unicorn digambarkan sebagai seekor kuda dengan tanduk di kepala.
Sedangkan dalam karya animasi untuk anak-anak, unicorn kerap digambarkan sebagai seekor kuda bersayap dengan tanduk di atas kepalanya dan bulu berwarna-warni.
Kue kering unicorn Foto: Thinkstock
Hewan mitologi yang kini dijadikan sebagai salah satu istilah keuangan bagi startup dengan nilai valuasi USD 1 miliar itu diyakini sebagai hewan yang paling kuat, bahkan di antara hewan-hewan liar. Menariknya, meski unicorn dianggap sebagai hewan dalam dongeng, Skotlandia menjadikannya sebagai hewan nasional.
Pasalnya, unicorn kerap dikisahkan sebagai hewan yang kesatria dan paling kuat, bahkan di antara hewan-hewan liar lainnya. Itulah sebabnya, kuda bertanduk itu dianggap paling mewakili cita-cita penduduk Skotlandia, yaitu untuk menjadi orang-orang pejuang yang tidak terkalahkan.
ADVERTISEMENT
Namun meski unicorn punya kekuatan tanpa batas yang bisa mengalahkan hewan liar paling kuat, unicorn ternyata punya kelemahan. Dalam kisahnya, unicorn digambarkan hanya dapat dijinakkan oleh seorang gadis perawan.
Simbol unicorn dirantai emas dan bawa perisai di Edinburgh, Skotlandia Foto: Shutter Stock
Di Skotlandia, hewan dongeng bertanduk spiral itu digambarkan terikat rantai emas di sekitar tubuhnya. Hal itu menggambarkan kekuatan raja-raja Skotlandia yang dianggap cukup kuat untuk menaklukkan unicorn. Uniknya, Skotlandia bahkan mendedikasikan sebuah hari spesial setiap tahunnya untuk merayakan kehadiran unicorn, yaitu pada tanggal 9 April.
Saking 'akrabnya' dengan unicorn, Skotlandia menghiasi negaranya dengan beragam ukiran dan patung hewan bertanduk ini. Mulai dari situs warisan dunia UNESCO miliknya, Edinburgh Castle, biara The Palace of Holyroodhouse, hingga museum kapal perang dari kayu milik Skotlandia yang diberi nama HMS Unicorn.
Unicorn dan Singa, simbol menyatunya Inggris dengan Skotlandia di Kota York Foto: Shutter Stock
Dilansir dari berbagai sumber, unicorn kabarnya pertama kali digunakan dalam lambang kerajaan Skotlandia oleh William I pada abad ke-12. Setelahnya, pada abad ke-15, kala Raja James III berkuasa, unicorn bahkan dijadikan sebagai lambang dalam uang koin emas.
ADVERTISEMENT
Tak hanya sampai di situ saja, ketika Skotlandia dan Inggris bersatu di bawah pemerintahan James VI dari Skotlandia pada 1603, senjata kerajaan bahkan diukir dengan simbol unicorn pada sisi kiri dan kanannya.
Namun, di masa berikutnya, simbol unicorn di bagian kiri perisai kemudian diganti dengan simbol singa, yang adalah hewan nasional Inggris, sebagai tanda bahwa negara mereka telah bersatu.
Lambang unicorn di Skotlandia Foto: Shutter Stock
Kisah tentang unicorn ternyata bukan cuma dipercaya oleh Skotlandia saja. Sebab orang-orang Yunani kuno juga mengisahkan unicorn dalam berbagai buku sejarah mereka. Mereka bahkan percaya kalau unicorn hidup di India.
Bahkan hingga Abad Pertengahan, 'tanduk unicorn' juga dijual dengan harga yang tinggi. Karena dianggap sebagai obat mujarab. Padahal, tanduk unicorn yang diperjualbelikan itu konon berasal dari badak India atau gigi paus narwhal yang tumbuh mencuat ke luar seperti tanduk.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan