kumparan
24 Apr 2019 11:02 WIB

Penerbangan Bebas Plastik Etihad Airways untuk Peringati Hari Bumi

Pramugari Etihad Airways Foto: Shutter Stock
Hari Bumi yang diperingati pada tanggal 22 April, membuat banyak pihak berlomba-lomba untuk menjaga bumi. Salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti yang dilakukan maskapai asal Uni Emirates Arab, Etihad Airways.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan itu, Etihad merayakannya dengan melakukan penerbangan selama 14 jam, menggunakan EY484. Penerbangan panjang itu berangkat dari Abu Dhabi tanggal 21 April dan tiba di Brisbane, Australia, pada tanggal 22 April.
Etihad Airways Foto: Shutter Stock
Dalam penerbangannya, Etihad menghilangkan 95 persen penggunaan plastik sekali pakai. Hal ini sebagai langkah upaya untuk lebih ramah lingkungan.
Cangkir, peralatan makan, piring, tas headset, dan sikat gigi diganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Misalnya saja cangkir kopi dari Cupffee yang terbuat dari biji-bijian dan bisa dimakan.
Kemudian, pasta gigi dibuat dalam bentuk tablet yang dapat dikunyah dan ditempatkan dalam kardus daur ulang. Serta sikat gigi yang disediakan terbuat dari jerami gandum.
Makanan di kelas ekonomi juga dibawa di atas nampan dengan wadah aluminium yang dapat digunakan kembali. Untuk makanan seperti roti dihidangkan dalam kantong kertas dan disiapkan pula peralatan makan yang terbuat dari logam.
ADVERTISEMENT
Selain upaya untuk lebih ramah lingkungan, hal ini juga merupakan salah satu rencana Etihad untuk mengurangi plastik sekali pakai hingga 80 persen pada 2022 mendatang.
“Ada kekhawatiran penggunaan plastik yang berlebihan, karena dapat memakan waktu ribuan tahun untuk terurai. Kami dapat menghapus 27 juta plastik sekali pakai dari layanan penerbangan kami dalam setahun, " CEO Etihad Aviation Group Tony Douglas, seperti dikutip dari Travel and Leisure.
Etihad Airways selama ini menghabiskan 50 kilogram plastik dalam sekali penerbangan. Namun, pada akhir 2019, Etihad berencana untuk memangkas lebih dari 100 ton plastik sekali pakai di penerbangannya.
Sementara itu, Etihad Airways bukan satu-satunya maskapai yang mengambil langkah untuk menjaga lingkungan. Ada pula Delta Airlines yang juga berkontribusi untuk Hari Bumi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan