kumparan
11 Jan 2018 14:28 WIB

Pesona Danau Kaolin, Saksi Kekayaan Tambang Bangka Belitung

Danau Kaolin di Belitung. (Foto: Instagram @aaronnhlo)
Sebelum populer sebagai destinasi wisata berkat novel Laskar Pelangi, Belitung lebih dikenal sebagai pusat penambangan timah. Sebagian besar persediaan timah di Indonesia dipasok dari Belitung. Namun tak hanya timah, bumi Belitung juga kaya dengan mineral kaolin.
ADVERTISEMENT
Danau Kaolin adalah saksi bisu kekayaan tambang Belitung. Danau itu terbentuk dari ceruk besar bekas penggalian kaolin yang dieksploitasi besar-besaran di kawasan tersebut. Terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, kubangan itu kemudian menjadi danau yang menarik wisatawan.
Yang unik dari Danau Kaolin adalah airnya berwarna biru muda dan dikelilingi daratan berwarna putih. Paduan warna yang menakjubkan untuk diabadikan dengan lensa kamera.
Loading Instagram...
Panorama di Danau Kaolin akan mengingatkan kita pada Kawah Putih Ciwidey, Bandung. Bedanya, bau belerang yang menyengat tidak menguar dari Danau Kaolin.
Perlu diketahui, bahwa kaolin adalah sejenis mineral tanah liat yang mengandung aluminium silikat. Material ini biasa dijadikan salah satu bahan untuk membuat porselen, kain, kertas, pasta gigi, hingga kosmetik. Daratan sekitar Danau Kaolin berwarna putih, karena mengandung mineral tersebut.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Sejauh mata memandang, kamu akan terpesona dengan pemandangan unik di Danau Kaolin. Namun, matamu juga akan menangkap sisa eksploitasi penambangan dari relief batuan yang bentuknya tidak teratur.
Selain hunting foto, kamu juga bisa berenang di Danau Kaolin. Berenang di air yang mengandung kaolin dapat menyerap minyak berlebih, serta membuat kulitmu lebih halus. Namun, sebaiknya datanglah pada pagi atau sore, sebab suhu di kawasan itu sangat panas di siang hari.
Memasuki area Danau Kaolin masih gratis, karena belum ada pihak pengelola. Yuk, catat sebagai destinasi liburanmu selanjutnya!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan