kumparan
9 Mei 2018 16:02 WIB

Targetkan Wisatawan Indonesia, Taipei Hadirkan Fasilitas Ramah Muslim

Jumpa pers Fun Taipei Pariwisata Taiwan (Foto: Shika Arimasen/kumparan)
Seakan tak mau kalah dengan Hong Kong, Taiwan yang juga bagian dari Republik Rakyat China sedang getol mengembangkan pariwisata. Melihat tren kenaikan wisatawan Muslim yang terus meningkat hingga 20 persen pada 2017 lalu, pemerintah Taipei berencana meramaikan perayaan Hari Raya Idul Fitri pada 17 Juni mendatang.
ADVERTISEMENT
Perayaan itu nantinya akan menjadi yang pertama bagi Taipei, ibu kota Taiwan. Hal itu dipaparkan oleh Commissioner of the Department of Information and Tourism, Taipei City, Su-Yu Chen.
“Kami ingin lebih banyak wisatawan muslim yang datang, termasuk turis dari Indonesia. Kami akan undang artis-artis dari Indonesia untuk meramaikan Idul Fitri di Taipei,” papar Su-Yu Chen, dalam jumpa pers di Nouvelle Restaurant, Jakarta, Rabu (9/5).
Jumpa pers Fun Taipei Pariwisata Taiwan (Foto: Shika Arimasen/kumparan)
Taipei memang semakin sering dituju sebagai destinasi wisata. Berdasarkan survei Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2018, Taiwan menjadi negara non-muslim terfavorit ke-5 bagi turis muslim, sejajar dengan Hong Kong dan melampaui Jerman, Australia, bahkan Amerika Serikat. Total kunjungan wisatawan mancanegara pada 2017 mencapai 7,35 juta.
ADVERTISEMENT
Lalu apa yang menarik dari Taipei?
Kota yang terdiri atas 12 district itu mengusung tajuk 'Fun Taipei' sebagai tagline promosi pariwisatanya. Salah satu aktivitas yang tidak boleh dilewatkan adalah mencicipi pinneaple cake dari toko roti Kuo Yuan Ye yang berusia lebih dari satu abad. Pinneaple cake adalah kue tradisional Taiwan yang mirip nastar, namun dibentuk kotak.
Jumpa pers Fun Taipei Pariwisata Taiwan (Foto: Shika Arimasen/kumparan)
Turis Muslim juga tak perlu khawatir jika ingin wisata kuliner. Banyak restoran yang sudah dilabeli halal dan menyajikan menu non alkohol dan pork. Musala juga mudah ditemui di tempat-tempat umum, seperti bandara dan restoran-restoran halal.
Hal ini juga yang turut dirasakan oleh Dinda Kirana, artis yang didapuk menjadi Brand Ambassador Pariwisata Taipei. Selain fasilitasnya yang lengkap, ia juga mengutarakan kekagumannya pada sistem transportasi di Taipei yang mudah dipahami dan aman.
ADVERTISEMENT
“Sebelum ditemani guide, aku sempat jalan-jalan sendiri, lho. Herannya aku enggak perlu takut karena transportasi di sana mudah. Aku juga coba naik bus double decker sendiri. Seru banget,” papar Dinda, dalam kesempatan yang sama.
Bus wisata yang dimaksud Dinda dinamai Taipei Sightseeing. Bus berwarna merah itu memiliki dua jalur utama yang melewati atraksi wisata terkenal di Taipei, seperti Taipei 101, Museum Seni Nasional, Museum Istana Nasional, dan banyak lagi. Bus ini juga dilengkapi pemandu yang menjelaskan seluk beluk lokasi yang dilalui.
Tak hanya wisatawan muslim yang makin menggemari Taiwan. Secara keseluruhan, jumlah wisatawan Indonesia di Taiwan meningkat 21 persen pada Maret 2018, berdasarkan data Biro Pariwisata Taiwan.
Pemerintah Taiwan juga bekerja sama dengan maskapai Eva Air dan agen-agen perjalanan untuk mempermudah traveler Indonesia yang berencana berlibur ke negara dengan 4 musim itu.
ADVERTISEMENT
Tertarik untuk berkunjung ke Taipei juga?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·