Pencarian populer

Tips Melancong ke Bukit Selong Lombok

Bukit Selong, Lombok (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Beberapa waktu terakhir, Bukit Selong di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi buah bibir penikmat pariwisata Indonesia. Bagaimana tidak, Bukit Selong menyuguhkan pemandangan yang menawan. Hamparan hijau tumbuhan dan pemandangan dari atas bukit, dijamin akan memanjakan mata setiap pengunjung yang datang.

Tertarik berkunjung ke sana? Tunggu dulu. Sebelum memutuskan berangkat, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa tips berikut yang sudah dirangkum kumparan (kumparan.com) dari lokasi, Kamis (25/1):

1. Cek cuaca

Sebelum menuju Bukit Selong kamu harus mengecek kondisi cuaca terlebih dahulu. Apakah sedang hujan atau tidak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk menghindari kondisi bukit yang licin akibat hujan, pemandangan yang tertutup kabut, longsor di perjalanan karena hujan hingga pohon tumbang, lebih baik kamu berkunjung ketika musim kemarau tiba.

2. Perhatikan alas kaki

Untuk mendaki Bukit Selong, kamu harus melewati banyak anak tangga terlebih dahulu. Namun itu tidak sampai titik tertinggi. Agar bisa mencapai lokasi dengan view yang bagus, kamu harus mendaki lebih atas. Bagian ini tidak memiliki anak tangga.

Agar tidak mudah terjatuh atau terpeleset, sebaiknya kamu menggunakan alas kaki yang memang khusus didesain untuk naik gunung. Sandal gunung dan sepatu berkaret keras yang biasa dipakai pendaki bisa jadi pilihan.

Pemandangan Bukit Selong (Foto: Bella Cynthia / Kumparan )

3. Persiapkan kendaraan

Untuk menuju Bukit Selong kamu harus melewati jalanan yang dihiasi pepohonan rimbun dan jalan berkelok. Perhatikan kesiapan kendaraan yang kamu bawa dan cari informasi.

Untuk menuju Bukit Selong dari Mataram membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Pastikan kendaraanmu siap, ya!

4. Abadikan momen

Jangan lupa abadikan momenmu saat sudah sampai. Ketika berada di atas kamu akan disuguhi pemandangan yang asri nan indah.

Kamu bisa melihat desa adat Sembalun Lawang yang terdiri dari 7 rumah khas Lombok, Anak Gunung Dara dan sawah.

Untuk Juli hingga Agustus pemandangan akan berwarna kuning. Sebaliknya, permandangan berwarna hijau terlihat di bulan Desember hingga April. Disarankan agar kamu menggunakan kamera yang dilengkapi dengan fitur tahan air. Sebab cuaca di sini bisa jadi berubah mendadak.

Jadi, sudahkah kamu siap untuk berlibur ke Bukit Selong?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33