kumparan
23 Sep 2019 11:07 WIB

5 Rahasia Sukses Huda Kattan Membangun Bisnis Kecantikan Jutaan Dolar

Huda Kattan. Foto: dok. Instagram @hudakattan
Sejak maraknya bisnis di media sosial, banyak pebisnis kecil mulai bermunculan. Baik itu di Instagram ataupun Facebook. Mereka memanfaatkan teknologi komunikasi ini untuk memasarkan produk hingga membangun bisnis sejak awal.
ADVERTISEMENT
Salah satu sosok pebisnis yang berhasil memulainya dari media sosial adalah Huda Kattan, beauty blogger, influencer, sekaligus CEO dari lini kecantikan dunia, Huda Beauty. Pebisnis perempuan berdarah Irak-Amerika ini sukses memanfaatkan Instagram sebagai wadah untuk mempromosikan produknya.
Melansir Forbes, setelah lima tahun berselang, kini Huda Beauty bernilai sekitar 1 miliar dolar AS (Rp 14,5 triliun). Padahal, dulunya perempuan lulusan University of Michigan-Dearborn, Amerika Serikat ini tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang pebisnis. Namun kini, ia menjadi salah satu perempuan yang cukup berpengaruh dalam industri kecantikan dunia.
Lalu bagaimana cara Huda Kattan dalam membangun bisnis kecantikan bernilai jutaan dolar? Melansir Career Girl Daily, berikut kami telah merangkum lima hal tentang bisnis yang bisa Anda pelajari dari Huda Kattan.
ADVERTISEMENT
Fokus terhadap layanan, bukan uang
Saat ini, Instagram telah menjadi ladang bisnis bagi siapa saja yang bisa memanfaatkan teknologinya dengan tepat. Namun tidak semua bisa memberikan layanan secara konsisten seperti yang dilakukan oleh Huda Kattan. Kebanyakan pebisnis Instagram hanya memikirkan keuntungan tanpa memperhatikan konsistensi nilai-nilai apa yang bisa mereka berikan terhadap pelanggan.
Menurut Huda, jika ingin sukses, Anda harus fokus dengan layanan yang akan diberikan sejak awal. Dalam menjalankan bisnis, Huda memiliki prinsip bahwa apa yang kita berikan kepada orang lain jauh lebih penting daripada hanya memikirkan keuntungan untuk diri sendiri.
“Jangan salah, saya sangat senang dikelilingi oleh orang yang termotivasi karena uang. Mereka adalah orang-orang yang akan memastikan bahwa kita akan menghasilkan uang dari bisnis ini. Tapi kalau saya sendiri, saya lebih suka memberikan produk secara gratis. Saya akan memberikan produk secara cuma-cuma kepada semua orang yang saya temui. Karena kita berbagi keindahan. Kami selalu fokus pada hal itu. Itu adalah tujuan utama kami.”
ADVERTISEMENT
Menjalani bisnis sesuai passion
Meski Huda adalah seorang sarjana keuangan, saat lulus kuliah ia tak ingin menjalani karier di bidang keuangan seperti kebanyakan orang. Ia memiliki passion di dunia kecantikan, oleh karena itu Huda memutuskan untuk menjadi beauty blogger.
Setelah beberapa tahun berlalu, dengan dukungan dari sang kakak, Huda akhirnya memberanikan diri memanfaatkan media sosial untuk membangun bisnisnya sendiri, yaitu Huda Beauty.
“Ketika saya meminjam uang 6 ribu dolar AS kepada kakak saya, saya bilang bahwa jika saya tidak bisa menjual semua produk ini, maka saya akan memakai sendiri produk tersebut dan akan tetap membayar utang. Untungnya, semua produknya terjual dengan sangat cepat dan sukses. Setelah itu kami tahu bahwa ada banyak hal yang harus dikerjakan (untuk membangun bisnis).”
ADVERTISEMENT
Huda Beauty bisa menjadi sukses seperti sekarang karena Huda Kattan mengerjakan apa yang ia cintai sesuai dengan passion-nya.
Yakinkan diri bahwa Anda mampu
Di sepanjang kariernya, kesuksesan Huda Kattan menjadi beauty blogger dan influencer sudah banyak diakui di dunia kecantikan. Namun bukan berarti pengakuan tersebut menjadikan ia sangat percaya diri dengan title CEO yang kini ia sandang dalam bisnis kecantikannya. Huda mengaku ia sempat merasa tidak yakin apakah ia merasa nyaman berada di posisi pemimpin.
“Dari awal saya tidak berencana untuk menjadi CEO dari perusahaan. Transisi menjadi perempuan dan pengusaha menjadi hal yang cukup sulit untuk diterima oleh ayah saya. Begitu juga oleh suami saya. Saya sudah berusaha keras untuk berada dalam posisi ini, namun tiba-tiba saya tidak yakin apakah saya nyaman berada di posisi ini.”
ADVERTISEMENT
Meski begitu, dengan penjualan yang kian meningkat dan perusahaan yang produknya dipasarkan hingga ke seluruh dunia, Huda tahu bahwa ia harus tetap belajar dan berkembang agar bisa menjadi CEO yang mengatur perusahaan dengan baik. Ia juga harus meyakinkan diri bahwa ia mampu berada di posisi pemimpin.
Selalu ingat untuk terus bekerja keras
Sudah berada di titik kesuksesan bukan berarti kita harus berhenti bekerja keras. Justru ketika produk kita banyak dikenal dan digunakan orang, ini adalah saat di mana pebisnis harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan eksistensi produk yang dijual.
Bagi Huda yang dulunya membungkus dan mengirim produknya sendiri, kesuksesan yang kini ia peroleh justru menuntutnya untuk terus bekerja lebih keras.
ADVERTISEMENT
“Saya harus maju dan menjadi CEO meskipun saya sebenarnya tidak mau. Pikiran saya kemudian berubah dari blogger menjadi pengusaha karena kini bisnis saya sudah memiliki kantor dan pegawai, ada banyak tanggung jawab yang harus dijalani. Jadi saya tidak punya pilihan selain bekerja lebih keras lagi.”
Memberi dukungan kepada orang lain
Sebagai sosok yang diidolakan di dunia kecantikan, Huda Kattan telah berhasil menginspirasi banyak perempuan, terutama penggemarnya. Oleh karena itu, di tahun 2017 ia membuat HB Angels, sebuah program dana investasi untuk membantu pebisnis baru yang akan memulai bisnisnya sendiri.
“Saya menyadari bahwa tujuan utama saya selalu untuk menginspirasi orang. Dan itu semua tidak ada hubungannya dengan uang dan materi. Ini saya jalani untuk membuktikan pada semua bahwa orang biasa juga bisa sukses.”
ADVERTISEMENT
Itulah pesan yang selalu diberikan oleh Huda. Produknya lebih penting dari uang, dan siapapun yang membeli dan menggunakannya akan jauh lebih penting dari apapun bagi Huda. Dukungan yang ia berikan untuk orang lain justru semakin memperkuat tujuan dari bisnisnya sendiri.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan