kumparan
16 Agu 2019 13:22 WIB

Cerita Di Balik Kebaya Hijau Sri Mulyani di Sidang Tahunan MPR

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat hadiri Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampil menawan dalam sidang tahunan MPR RI 2019.
ADVERTISEMENT
Menteri Keuangan terbaik di dunia ini tampak anggun dan cantik mengenakan kebaya berwarna hijau dengan tatanan rambut di sanggul. Sama seperti tahun sebelumnya, untuk sidang tahunan MPR tahun ini Sri Mulyani kembali menunjuk desainer Didiet Maulana sebagai perancang kebayanya.
“Saya sendiri baru dihubungi oleh Bu Sri Mulyani pada Jumat minggu lalu (8/8) bahwa beliau membutuhkan kebaya untuk tanggal 16 Agustus. Oleh karena itu, proses persetujuan desainnya juga dilakukan secara online karena saya sendiri sedang berada di Tokyo,” ungkap Didiet Maulana saat dihubungi oleh kumparanWOMAN lewat pesan singkat.
Penampilan Sri Mulyani mengenakan Kebaya Hijau Nusantara rancangan desainer Didiet Maulana. Foto: dok. Didiet Maulana
Dalam foto yang dibagikan oleh Didiet, tampak Menteri Sri Mulyani mengenakan kebaya model kutubaru yang terbuat dari brokat antik dengan kerah agak tinggi. Menurut Didiet, desain ini dibuat untuk merepresentasikan kharisma yang kuat sekaligus sisi lembut dari perempuan Indonesia.
ADVERTISEMENT
Jika tahun lalu kebaya yang dikenakan Sri Mulyani tampak bermodel pas badan, kali ini desainnya sengaja dibuat lebih loose atau longgar atas permintaan pribadi dari sang menteri.
“Kebetulan selama proses persetujuan, desainnya mengalami satu kali revisi, karena kali ini Bu Sri Mulyani ingin desain kebaya yang lebih loose agar nyaman dan fleksibel saat digunakan untuk bergerak,” jelasnya.
Desain rancangan Kebaya Hijau Nusantara yang dikenakan Sri Mulyani dalam sidang tahunan MPR 2019. Foto: dok. Didiet Maulana
Bernama Kebaya Hijau Nusantara, kebaya kutubaru yang dikenakan Sri Mulyani ini dilengkapi dengan angkin bermotif lurik hasil karya perajin Yogyakarta. Kain angkin sendiri merupakan kain berbentuk seperti kemben dan dipakai di dalam kebaya yang berfungsi untuk membentuk tubuh agar tampak lebih proporsional. Sedangkan untuk pemilihan warna, menurut Didiet warna hijau dipilih untuk melambangkan alam dan kerendahan hati manusia.
ADVERTISEMENT
Hal menarik lainnya dari penampilan Sri Mulyani kali ini adalah pilihan kain lasem yang dikenakan sebagai bawahan dan selendang. Kain lasem tersebut merupakan hasil karya buatan tangan seniman pembuat Batik Lasem Lumintu asal Yogyakarta.
“Kain lasem yang dikenakan oleh Bu Sri Mulyani memiliki detail yang teliti dan halus karena dibuat dengan tangan atau handmade. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu hampir tiga sampai empat minggu,” begitu menurut keterangan yang diberikan oleh Didiet Maulana melalui siaran pers yang diterima oleh kumparanWOMAN.
Sri Mulyani bersama desainer Didiet Maulana. Foto: dok. Didiet Maulana
Untuk menyempurnakan penampilannya, Sri Mulyani menyematkan aksesori berupa bros Semyok hasil rancangan seniman aksesori asal Solo, Jawa Tengah.
Dalam membuat desain khusus untuk Sri Mulyani kali ini Didiet Maulana memang banyak menggandeng perajin asli Indonesia. Selain untuk menyesuaikan dengan tema ‘SDM Unggul, Indonesia Maju’ yang diusung oleh sidang tahunan MPR RI 2019, Didiet juga ingin memanfaatkan kesempatan untuk memamerkan karya anak bangsa melalui acara kenegaraan seperti ini.
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat hadiri Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8). Foto: Helmi Afandi/kumparan
“Ini juga yang menjadi alasan mengapa saya memilih kain lasem. Karena ternyata selama ini kain lasem belum banyak dikenal, padahal perajinnya cukup banyak Yogyakarta. Semoga nanti setelah dipakai oleh Bu Sri Mulyani kain batik lasem bisa jadi lebih populer,” tutup Didiet Maulana.
ADVERTISEMENT
Bagaimana menurut Anda penampilan Sri Mulyani dalam sidang tahunan MPR kali ini?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·