Pencarian populer

4 Cara Seru yang Bisa Kamu Lakukan sebagai Bentuk Protes

Ilustrasi kalangan milenial lakukan aksi protes (Foto: Unsplash)

Umumnya, sebagian dari kita, para mahasiswa, akan melakukan demo sebagai bentuk protes terhadap satu institusi, entah itu kampus, atau bahkan ditujukan untuk pemerintah. Alasannya, demo dianggap sebagai salah satu cara yang efektif untuk menyuarakan kegelisahan kita terhadap satu permasalahan.

Namun, demo bukan satu-satunya cara yang bisa kita lakukan. Dibandingkan turun ke jalan dan menghabiskan suara untuk berteriak, rupanya masih ada beberapa cara seru yang bisa dilakukan untuk menyampaikan pesan dan kegelisahan yang kita rasakan. Berikut kumparan (kumparan.com) rangkum buat kamu.

1. Dialog terbuka

Ilustrasi Dialog Terbuka (Foto: Unsplash)

Dialog terbuka antara dua pihak enggak cuma bisa dilakukan oleh kalangan eksekutif yang ingin bernegosiasi saja, lho. Kalangan milenial juga bisa melakukannya.

Contohnya adalah apa yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang melakukan dialog terbuka terhadap Rektor USU, Prof. Dr. Runtung Sitepu. Para mahasiswa ini menuntut tranparansi atas biaya kuliah dan skripsi dengan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dialog terbuka ini berlangsung tertib dengan tata cara sopan yang telah disepakati sebelum dialog dimulai.

2. Tulisan

Ilustrasi tulisan tangan bersambung (Foto: Instagram @calligraphine_germany)

Ada banyak jalan menuju Roma, begitu pula dengan menyampaikan pendapat. Salah satu yang sering dilakukan oleh kalangan milenial adalah dengan menulis. Mereka bisa menuangkan pikiran dan pendapat di atas kertas yang dimuat ke media massa. Tentunya, kamu harus mempertimbangkan unsur objektivitas dalam tulisan yang kamu muat, ya.

3. Pagelaran seni

Ilustrasi Pagelaran Seni (Foto: Unsplash)

Buat kamu yang bergelut dan mencintai dunia seni, ini bisa menjadi salah sau cara yang cukup efektif untuk menyuarakan pendapat. Kamu bisa menggelar teater dengan tema yang kamu fokuskan, misalnya membuat teater bertajuk melawan kekerasan terhadap perempuan.

4. Festival musik

Ilustrasi Festival Musik (Foto: Wikimedia Commons)

Menggelar konser musik atau festival musik jadi salah satu cara yang bisa dilakukan. Lewat lagu-lagu yang menyuarakan isi hati dan mewakili pemikiran, kamu bisa menghibur banyak orang sambil melakukan aksi protes. Grup band Slank adalah salah satu band yang sering melakukan hal ini. Beberapa tema yang sering mereka ambil pada setiap konsernya adalah korupsi dan narkoba.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23