Pencarian populer

5 Rekomendasi Lagu Mastodon yang Tidak Boleh Dilewatkan

Mastodon (Foto: Wikimedia Commons)

Band beraliran heavy metal, Mastodon, baru saja membawa pulang penghargaan untuk kategori ‘Best Metal Performance’ dari Grammy Award, berkat salah satu karya mereka yang berjudul ‘Sultan’s Curse’.

Namun, selain lagu tersebut, band yang sudah memroduksi tujuh studio album itu, juga memiliki karya-karya hebat lain yang tidak boleh kamu lewatkan. Apa saja? Berikut ini, kumparan (kumparan.com) punya rekomendasi lima lagu Mastodon yang harus coba kamu simak.

1. Aqua Dementia

Video

‘Aqua Dementia’ merupakan lagu nomor delapan pada album konsep pertama Mastodon yang bertajuk ‘Leviathan’. Lagu berdurasi 4 menit 10 detik itu melibatkan frontman dari band Neurosis, Scott Kelly, sebagai seorang vokalis tamu.

2. Blood and Thunder

Video

Sama seperti lagu sebelumnya, ‘Blood and Thunder’ merupakan salah satu lagu Mastodon pada album kedua mereka. Karya ini merupakan satu dari empat lagu yang awalnya dirilis sebagai single pada tahun 2005. Vokalis Clutch, Neil Fallon, juga dilibatkan untuk mengisi vokal pada lagu tersebut.

3. Oblivion

Video

Karya Mastodon yang satu ini kerap disebut sebagai salah satu single tersukses pada album keempat mereka, sebab mampu menduduki urutan ke-30 pada tangga lagu rock mainstream Billboard. ‘Oblivion’ merupakan single kedua mereka yang dirilis pada 2009 setelah ‘Divinations’.

4. Curl of the Burl

Video

Satu album setelahnya, ‘Curl of the Burl’ muncul sebagai sebuah single yang dirilis pada album studio kelima mereka yang bertajuk ‘The Hunter’. Lagu ini berhasil menyalip ‘Oblivion’ pada tangga lagu rock mainstream Billboard dengan menduduki urutan ke-15. Karya yang diproduseri oleh Mike Elizondo tersebut, juga sempat dinominasikan dalam kategori ‘Best Metal Performance’ pada Grammy 2011.

5. The Motherload

Video

‘The Motherload’ dirilis pada September 2014 dalam album keenam mereka, ‘Once More ‘Round the Sun’. Lagu yang diproduseri oleh Nick Raskulinecz itu, sempat menuai kontroversi karena konsep video klip yang digunakannya. Lagu ini juga pernah berada di posisi ke-24 pada tangga lagu Billboard untuk kategori ‘Mainstream Rock Songs’.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.40