kumparan
10 Sep 2018 14:10 WIB

Ajak Orang Tinggalkan Gadget, Zigi Zaga Rilis Single 'Kill The Noise'

Zigi Zaga (Foto: Zigi Zaga)
Grup musik asal Jakarta, Zigi Zaga, telah merilis single pertamanya bertajuk 'Kill The Noise' yang diambil dari debut album 'Psycho Mob'. Lewat lagu ini, Zigi Zaga mengangkat fenomena ketagihan gadget yang menjangkit masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Lagu ini tentang teori adiksi atau nomophobia, yang artinya kegelisahan kita kalau tidak berinteraksi, atau jauh dari gadget,” terangnya dari rilis pers yang diterima kumparan, Senin (10/9).
Lirik 'Kill The Noise' sendiri disebut cukup literal, yang bertujuan untuk mengajak orang meninggalkan layar hitam (handphone) sejenak, agar enggak kehilangan banyaknya rangkaian peristiwa.
"'Kill The Noise', jangan bunuh inspirasi dan apresiasimu terhadap sekitar," lanjutnya.
Berikut penggalan lirik dari 'Kill The Noise'.
Better lock your phone, and join this room with no sanity
Go absorb the vibe, and feel the light of insanity
Better rock It and never say drop it, to this sound of lunacy
Fire up your shot and drown your mind to lucidity
ADVERTISEMENT
Go drop your red line lets go
Don’t block your great mind lets go
No no don’t kill the noise baby.
Loading Instagram...
Meski singlenya telah dirilis, grup indie rock yang terbentuk sejak April 2015 ini masih dalam tahap penyelesaian akhir album 'Psycho Mob'. Album perdana Zigi Zaga tersebut telah dikerjakan selama tiga tahun dan direkam di studio ALS Rempoa, Tangerang, serta Starlight Studio, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
"Album 'Psycho Mob' akan dirilis secepatnya. (Kini) dalam tahap mixing dan mastering," terangnya.
Proses produksi album ini dikerjakan secara independen, supaya memberi ruang leluasa bagi Rika Putrianjani (vokal), Ricky Putra (gitar), Eka Annash (bass), dan Wizra Uchra (drum), untuk bereksplorasi dan ekspansi artistik.
"Materi yang akan terdengar di album adalah 100 persen hasil kerja keras dan kreasi personil," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan