kumparan
21 Nov 2017 14:04 WIB

Aksi Menegangkan Polisi Tembak Perampok Sambil Gendong Anak

Polisi tembak perampok sambil menggendong bayinya (Foto: Dok. Youtube/Rádio Acesa)
Seorang polisi sembari menggendong anaknya menembak mati dua orang perampok di sebuah apotek di Brasil. Aksi menegangkan ini terekam kamera CCTV, memicu pro dan kontra.
ADVERTISEMENT
Diberitakan The Independent pekan ini, peristiwa ini terjadi pada Sabtu lalu (18/11) di Campo Limpo Paulista, pinggiran kota Sao Paulo. Ketika itu, sersan polisi Rafael Souza tengah libur, hendak membeli obat bersama istri dan anaknya di apotek Bifarma.
Dua orang perampok bersenjata lantas masuk ke apotek tersebut. Kedua pria yang mengenakan tudung kepala ini menodong pistol, minta kasir menyerahkan semua uang di apotek.
Salah satu perampok, Jefferson Alves, 24, dilaporkan menodongkan pistolnya ke arah Souza yang saat itu berpakaian sipil. Tidak pikir panjang, Souza yang sedang menggendong anaknya langsung mengeluarkan pistolnya dan menembak Alves dari jarak dekat.
Video
Dalam rekaman CCTV terlihat Souza menggendong anaknya dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menembaki kedua perampok itu.
ADVERTISEMENT
Setelah beberapa kali tembakan, Souza memberikan anaknya kepada istrinya yang bersembunyi di antara rak, lalu mengejar para perampok. Kedua perampok itu tewas diterjang peluru Souza.
Souza yang bertugas di kepolisian Sao Paulo mengatakan terpaksa mengeluarkan pistol karena dia takut para perampok akan menembak dirinya dan keluarganya jika tahu dia adalah polisi.
Pro dan kontra lantas muncul setelah video CCTV tersebut beredar di Youtube. Beberapa orang mengatakan Souza adalah pahlawan, sementara yang lainnya menganggap tindakan itu membahayakan anaknya.
"Dia seharusnya meletakkan anaknya di tempat aman," bunyi komentar seseorang di Youtube.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan