kumparan
17 Agu 2018 12:48 WIB

AXIS Hadirkan Collaboration Hub untuk Para Kreator

com-Axis Pop Up Station (Foto: Axis)
Keberadaan YouTube turut membuat ruang kreativitas terbuka lebar. Siapa saja bisa memiliki channel YouTube, entah untuk menyebar informasi, untuk eksistensi diri, atau malah mencari rezeki.
ADVERTISEMENT
Maklum saja, menonton YouTube memang telah menjadi hiburan alternatif yang mudah, dan banyak pilihannya. Dengan berbekal kuota internet, kita dapat menikmati hiburan alternatif di YouTube kapan saja dan di mana saja. Tidak heran, keberadaan YouTube saat ini bahkan nyaris menggantikan televisi.
Begitu besarnya konsumsi YouTube dalam kehidupan modern saat ini membuat hampir semua orang ingin menjadi seorang content creator atau kerap disebut YouTuber. Hal tersebut terbukti dari survei yang dilakukan sebuah perusahaan bernama First Choice, yang melakukan survei 'cita-cita pekerjaan' kepada 1.000 anak dengan rentan usia 6 sampai 17 tahun.
Dilansir dari Daily Mail tahun 2017, menurut hasil survey First Choice tersebut, menjadi YouTuber ternyata berada di peringkat pertama pekerjaan yang diinginkan anak-anak muda itu dengan perolehan suara sebanyak 34 persen. Menjadi blogger dan vlogger berada di peringkat kedua dengan perolehan 18,10 persen. Sementara itu 13,4 persen anak tetap ingin bekerja menjadi dokter dan perawat. Pada posisi berikutnya, ada pekerjaan guru, yang memiliki jumlah suara yang sama dengan atlet, yaitu 11,9 persen.
ADVERTISEMENT
Dalam survei tersebut juga disebutkan tujuh alasan mengapa anak muda menginginkan menjadi YouTuber. Pertama, karena mereka bisa membuat video dan konten yang keren. Selain itu, aspek popularitas juga menjadi pemicu mereka menjadi content creator.
Ada juga alasan yang menyebutkan bahwa menjadi YouTuber bisa membuat mereka mengekspresikan diri dengan baik karena membuat konten yang mereka inginkan. Mereka juga memilih menjadi YouTuber karena ada anggapan bahwa uang yang didapatkan tidak sedikit, dan mereka juga meyakini bahwa YouTuber bisa pergi ke tempat-tempat bagus di dunia.
Melihat alasan-alasan tersebut, tidak mengherankan jika menjadi YouTuber sangat diimpikan kaum anak muda zaman sekarang. Akan tetapi, jumlah views atau follower kerap menjadi kendala bagi seorang YouTuber. Sebab sangat sulit untuk mendapatkan eksistensi jika jumlah view dan follower sangat sedikit.
ADVERTISEMENT
Selain harus pandai menciptakan video yang bagus dari segi kualitas, seorang YouTuber juga harus memiliki ide yang menarik yang tidak atau belum digunakan oleh orang lain. Salah satu caranya adalah dengan berkolaborasi dengan YouTuber lain, agar karya yang kamu ciptakan tidak 'basi'. Dengan berkolaborasi, kamu juga bisa menciptakan karya-karya yang lebih kreatif dan variatif, sehingga konten yang dihasilkan dapat menarik perhatian penonton dan tentunya mendongkrak view serta follower lebih banyak.
Kolaborasi juga membuat kreator menemukan spotlight-nya. Untuk mewadahi hal tersebut, AXIS pun mempunyai ide untuk menciptakan collaboration hub bernama Pop Up Station.
Axis Pop Up Station bisa menjadi sarana untuk kamu para kreator yang ingin mendapatkan ide-ide baru dengan berkolaborasi bersama kreator lainnya. Di Ruang Kolaborasi Axis ini, kamu juga bisa belajar banyak dari para kreator terkenal dan seru-seru-an bareng mereka di games zone.
ADVERTISEMENT
Jadi buat kamu yang ingin menjadi content creator yang baik dan ingin belajar hal-hal baru atau ingin mendapatkan ide-ide baru untuk kontenmu, kamu bisa datang ke Axis Pop Up Station mulai 10 Agustus 2018 di Jakarta dan di 8 kota lainnya di Indonesia.
Story ini merupakan bentuk kerja sama dengan Axis.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·