kumparan
9 Nov 2018 21:14 WIB

Be-em, Wadah Jual-Beli para Reseller Produk Streetwear

Dadit, owner Be-em (Foto: Hesti Widianingtyas/kumparan)
Beberapa tahun belakangan ini, produk streetwear menjadi bisnis yang makin dilirik oleh kalangan muda. Menjamurnya reseller produk streetwear, baik online atau offline, merupakan salah satu alasan yang mendorong Dadit mendirikan platform Be-em.id.
ADVERTISEMENT
"Teman-teman reseller, kan, juga memakai platform e-commerce lain untuk menjual barangnya. Tapi di sana itu enggak terjamin keasliannya, terlalu random. Nah, itu awalnya kenapa saya mencetuskan Be-em ini yang khusus ke barang asli," jelas Dadit yang ditemui kumparan di Urban Sneakers Society 2018, Pacific Place, Jakarta, Jumat (9/11).
Dadit bisa menjamin keaslian tersebut karena Be-em melakukan legit check sebelum menjual produk reseller kepada konsumer. "Jadi tinggal input harga yang sesuai sama yang ada di daftar kami, lalu mengirimkan barang untuk dicek keasliannya. Baru kami pasarkan," terangnya.
Dadit memulai Be-em pada 2017 lalu, dengan menjual sepatu dan melakukan pendekatan kepada komunitas. Di gelaran Urban Sneakers Society 2018 ini sendiri, Be-em sudah menggandeng empat reseller produk streetwear di booth-nya.
ADVERTISEMENT
"Kami memang mewadahi reseller untuk jualan di tempat kami. Be-em juga sudah ada aplikasinya, yang enggak cuma untuk reseller, tapi juga konsumer yang mencari sneakers," terang dia.
Selain membantu memasarkan barang dagangan para reseller produk streetwear, Be-em juga membuka akses dan peluang bagi mereka untuk makin melebarkan sayap bisnisnya. "Kami rangkul mereka untuk ajak ke event, dan mereka juga punya marketing channel untuk jual sepatu selain platform mereka sendiri. Kuncinya aksesibilitas itu," ujar Dadit.
Ia menilai, profesi reseller tersebut merupakan hal yang bisa berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di skala mikro. Contoh kecilnya saja, bisa membantu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Terlebih, dengan makin besarnya peluang bisnis sneakers. Momen inilah yang dimanfaatkan oleh Be-em.
ADVERTISEMENT
"Memang kami mengambil momentum di sneakers tiga tahun belakangan ini, kan, sangat marak. Jadi poinnya di situ, bukan karena fashionnya, bukan karena model harus streetwear. Kami (berharap) semoga bisa mendukung budaya modern. Idenya memang ingin merayakan modern culture ini," pungkas Dadit.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan