Pencarian populer
16 Februari 2019 17:27 WIB
..
..

Curhatan Orang Tua Murid soal SNMPTN: Rumit dan Banyak Hambatan

Sosialisasi SBPMTN dan SNMPTN Foto: Dok: ITB.

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kembali diperpanjang sampai 19 Februari 2018. Hal ini disebabkan masalah teknis di laman http://snmptn.ac.id/ yang menghambat proses pendaftaran dan finalisasi dokumen.

Salah satu orang tua murid, Novy Wijaya, mengeluhkan banyaknya hambatan teknis saat anaknya, Muhamad Farrel Rizki, yang kini bersekolah di SMA 4 Tangerang Selatan, melakukan proses pendaftaran dan finalisasi SNMPTN.

"Pada 4 Februari itu kalau enggak salah mulai pukul 15.00 WIB, itu sudah mulai pendaftaran ulang SNMPTN. Dan anak saya sudah mencoba tapi enggak bisa daftar pada hari itu," tutur Novy kepada kumparan,

Ternyata hambatan enggak cuma saat Farrel melakukan pendaftaran ulang, tapi juga saat akan finalisasi dan mencetak kartu SNMPTN.

Siswa sendiri bisa mengisi data terlebih dahulu, kemudian menyimpannya, dan baru melakukan finalisasi, serta cetak kartu di keesokan harinya.

"Akhirnya anak saya menyiapkan data pada 10 Februari. Dengan tujuan 11 Februari difinalisasi. Karena saat dicoba pada 10 Februari itu sudah enggak bisa. Sudah mulai error, itu sudah mencoba sampai pukul 01.00 pagi," kata dia.

Karena enggak kunjung berhasil melakukan finalisasi SNMPTN, Farrel kembali harus begadang di hari-hari berikutnya. Ia dan teman-temannya bahkan sempat izin untuk enggak mengikuti kelas tambahan di pagi hari, demi bisa mendaftar SNMPTN.

Tapi, mendekati hari terakhir pendaftaran, yakni 14 Februari, Farrel masih mengalami kendala teknis di laman SNMPTN. Akhirnya Farrel bisa melakukan finalisasi pada hari yang sama pukul 07.00 WIB.

Hambatan baru

Situs SNMPTN. Foto: Dok. SNMPTN

Meski sudah bisa melakukan finalisasi, namun Farrel masih belum bisa melakukan pencetakan kartu SNMPTN. Belum lagi setelah pengumuman pendaftaran diperpanjang, enggak sedikit dari teman-temannya yang mengalami hambatan di pola ganjil-genap.

"Yang ganjil bisa masuk, yang genap enggak bisa masuk. Teman-temannya nangis, stres di rumah. Akhirnya saat genap sudah bisa masuk, timbul lagi masalah baru. Yang bidikmisi dan beasiswa enggak bisa masuk," ujar Novy.

Untuk siswa yang mendaftar di jalur bidikmisi dan berprestasi sendiri, perlu mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh kepala sekolah. "Itu enggak bisa (diunggah)," katanya.

Novy sendiri sudah mencoba menghubungi hotline, mengirim pengaduan lewat email, sampai mengirim pesan WhatsApp kepada Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Ravik Karsidi.

"Direspons, diminta untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya," ucap dia.

Ia berharap, pihak LTMPT memberikan solusi agar enggak menyia-nyiakan usaha siswa yang telah belajar selama 3 tahun untuk mendapatkan nilai baik. Setelah pendaftaran SNMPTN selesai, Novy juga berharap ada sosialisasi untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) agar enggak terjadi hambatan yang sama.

"Karena itu jutaan orang yang akan akses. Gimana kesiapannya? Harusnya pihak LTMPT mengumumkan ke khalayak soal kesiapannya menyambut SBMPTN. Supaya kami orang tua siswa juga tenang," tutup dia.

Sementara itu, Ketua Harian LTMPT, Budi Prasetyo, menjelaskan masalah teknis di laman SNMPTN ini akibat server yang sudah terpasang enggak mampu melayani ratusan ribu pendaftar dalam waktu bersamaan.

"Kami sudah hitung, dengan menyediakan 150 ribu pendaftar per hari. Sepuluh hari 1,5 juta, tapi ternyata enam hari pertama belum banyak yang mendaftar dan finalisasi. Kemudian empat hari terakhir menumpuk yang ingin melakukan pendaftaran dan finalisasi data," terangnya.

Budi juga mengatakan telah menambah server dan menaikkan bandwidth agar enggak terjadi lagi masalah teknis saat proses pendaftaran. "Kami mengharapkan siswa yang belum mendaftar bisa menyelesaikan dengan baik. Kami tambah server-nya 10 dan bandwidth dinaikkan," lanjut dia.

Bagi kalian yang mengikuti SNMPTN 2019 dapat melihat hasilnya di kumparan dengan mudah dan lancar di tautan ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: