Pencarian populer
21 November 2017 20:44 WIB
..
..

Gaya Ngapak Anak SD saat Baca Puisi Ini Bikin Warganet Kagum

Feni Saat Lomba Baca Puisi (Foto: Dok. Ismawarti)

"Ora ngapak ora kepenak", prinsip inilah yang sekiranya dipegang oleh masyarakat di sebagian Jawa Tengah.

Tentang bicara 'ngapak', baru-baru ini warganet Indonesia dibuat terkagum dengan unggahan video seorang anak SD yang membacakan puisi dengan gaya ngapak. Video ini diunggah oleh akun Facebook Budi Tartanto pada Minggu (19/11).

Gaya ngapak dipilih oleh siswa SD yang berseragam pramuka ini saat membaca puisi berjudul Negarane Jane Deweke Sapa? (Negara Sebenarnya Milik Siapa?). Puisi tersebut mengandung makna teguran terhadap tindakan-tindakan manusia yang kerap merugikan bangsa dan negara Indonesia.

"Bumi ini sebenarnya milik siapa? Kenapa dikeruk terus dengan alat-alat canggih", begitulah sepenggal arti dari isi puisi yang dibacakan siswi SD tersebut.

Warganet kemudian memuji aksi anak SD tersebut yang dianggap sangat luwes dan menjiwai puisinya.

"Ini anak siapa, pintar sekali baca puisinya," tulis akun @intanbekti menggunakan bahasa Jawa.

"Ini mantap sekali ya, anak siapa ya," sebut Siska Santi dalam bahasa Jawa.

"Masya Allah sebenarnya ini anaknya siapa pintar sekali," komentar akun Facebook Herlina yang ditulis dalam bahasa Jawa.

Demi menjawab rasa penasaran warganet, kumparan (kumparan.com) kemudian menelusuri siapa sosok anak tersebut. Melalui wawancara telepon dengan Ismawarti, kepala sekolah siswi dalam video itu, mengatakan siswi tersebut bernama Khafifah Feni Ashari atau yang akrab disapa Feni.

Feni sendiri saat ini sedang duduk di kelas 4 di SDN 02 Pageralang, Kemrajen, Banyumas. Sosok Feni menurut kepala sekolahnya adalah anak yang sangat sopan. Ia juga merupakan juara kelas sejak kelas 1 dulu. Tak hanya juara kelas, Feni juga menjadi juara dalam lomba baca puisi.

Tak sekadar membaca, Feni sendiri juga paham isi puisi yang dibacakannya. Menurut Ismawartai, dia sempat bertanya kepada Feni apakah dia mengerti makna dari puisi yang dibacanya.

"Ngerti ora kowe Fen?" tanya Ismawarti pada Feni

"Nggih Bu kulo semerep (iya Bu, saya tahu)" jawab Feni dengan menggunakan bahasa Jawa Krama (sopan).

Feni dan Pialanya bersama Kepala Sekolah (Foto: Ismawarti)

Menurut Ismawati, Puisi Feni yang viral di kalangan warganet sebenarnya adalah bagian dari lomba Pramuka di Kwarcab Banyumas. Saat itu Feni berhasil meraih juara 1. Setelah meraih predikat itu, guru Feni memintanya untuk membacakan ulang puisinya untuk direkam lantaran tak ada dokumentasi selama lomba dilaksanakan. Rekaman tersebut kemudian diunggah oleh rekan Ismawarti, Budi Tartanto dan menjadi viral di kalangan warganet.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: