kumparan
12 Apr 2018 11:31 WIB

Liam Gallagher Akui Tak Malu Gunakan Telepromter Saat Manggung

liam Gallagher. (Foto: AFP/Jose Jordan)
Cukup sulit dibantah bahwa pertambahan usia mampu, cepat atau lambat, mengurangi kemampuan seseorang dalam melakukan sesuatu secara mandiri. Tak terkecuali bagi para musisi.
ADVERTISEMENT
Bila di masa muda menghafal lirik merupakan sesuatu yang cukup mudah, beberapa di antara mereka yang masih aktif manggung hingga usia 40-50 tahunan, mungkin sudah mulai merasa kesulitan melakukan hal tersebut dengan baik.
Hal itu juga yang nampaknya sudah mulai dirasakan mantan vokalis Oasis, Liam Gallagher, yang mengaku membutuhkan alat bantu untuk mengingat lirik lagu saat manggung.
Dilansir NME, musisi berusia 45 tahun itu mengungkapkan hal tersebut saat tampil pada episode perdana podcast bertajuk 'In The Third Person' bersama Mike Skinner dan Murkage Dave, beberapa waktu lalu.
Ketiganya saat itu membahas mengenai masalah yang dihadapi para musisi ketika usia mereka beranjak tua. Salah satu yang mereka turut bahas di dalamnya adalah mengenai kebutuhan akan autocue, sebuah pabrikan telepromter asal Inggris.
ADVERTISEMENT
"Oh, saya perlu sekali autocue. Saya punya autocue...Maskud saya, saya akan katakan apa saja, apapun yang mereka pasang di situ. Jika mereka pasang fish and chips dan, kau tahu (hal lainnya), saya akan menyanyikannya juga," pungkas Liam.
Pernyataan Liam sempat mengundang tawa dari Skinner dan Dave yang terkesan tidak percaya bahwa dengan status Liam sebagai seorang penulis lagu, ternyata ia masih membutuhkan alat semacam itu saat tampil di atas panggung.
Jika melihat beberapa tahun ke belakang, penggunaan autocue ternyata memang sempat menimbulkan 'kontroversi' tersendiri di sebagian kalangan musisi. Bruce Dickinson dari Iron Maiden, misalnya. Ia sempat 'mengutuk' penggunaan autocue yang dilakukan oleh Rob Halford, saat tampil bersama Judas Priest.
"Apa-apaan itu? Orang-orang bayar mahal dan kamu bahkan tak bisa mengingat kata-katanya...Hal terbodoh yang pernah saya saksikan adalah 'Breaking The Law' (dari Judas Priest). Lagu itu ada dalam autocue...Tebak apa? itu bodoh," ucapnya dikutip dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Liam pun mengakui bahwa penggunaan autocue merupakan sesuatu yang cukup 'menyedihkan' untuk digunakan saat tampil di atas panggung. Namun, ia tak menafikan bahwa kebutuhannya terhadap alat tersebut sudah tak bisa disangkal lagi.
"Menyedihkan, membiarkan diri saya diatur oleh orang lain, tapi yeah, saya butuh autocue, man," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan