Pencarian populer

Media Sosial Mengubah Cara Milenial Membaca Sebuah Berita

Milenial. (Foto: Thinkstock)

Berbeda dengan generasi sebelumnya, dalam hal membaca sebuah berita, generasi milenial lebih memilih menggunakan media sosial untuk mengakses inforamasi yang mereka inginkan.

Itu sebabnya, buat sebagian milenial, koran adalah salah satu hal yang ‘enggak biasa’ dalam rutinitas mereka. Rupanya, hal itu terjadi bukan tanpa alasan. Dilansir Forbes, berikut tiga kecenderungan media sosial yang mengubah cara milenial membaca berita.

1. Media sosial terintegrasi dalam hidup mereka

Ilustrasi Kecanduan Medsos (Foto: Thinkstock)

Berkebalikan dengan orang tua mereka yang suka membaca koran di pagi hari, milenial mengakses informasi lewat media sosial. Menurut Forbes, milenial mendapat banyak informasi seperti acara dan kegiatan sosial lewat jejaring sosial.

Hal ini yang menyebabkan mereka jarang sekali tertinggal dari hal-hal kekinian, karena mereka bisa dengan mudah mengaksesnya kapan saja dari ponsel mereka. Selain itu, milenial juga mempelajari dan memahami politik lewat media sosial, khususnya Facebook, dibanding koran harian.

2. Keterbukaan terhadap opini

Ilsutrasi mendengarkan opini orang lain Aries (Foto: Pexels)

Menurut Forbes, rata-rata orang Amerika Serikat menghabiskan 36 persen waktu mereka lebih banyak membaca berita yang sesuai pandangan mereka dibanding sebaliknya. Mereka cenderung enggak suka kalau pandangannya dibantah atau dikritik.

Mereka ingin membaca informasi yang mendukung apa yang sudah mereka yakini. Rupanya, hal ini yang membuat pemikiran ‘kolot’.

Kenyataannya, hal ini berbanding terbalik dengan milenial, mereka mendapatkan informasi dari media sosial yang sangat terbuka terhadap opini. Menurut Forbes, hal ini memiliki dampak positif, karena melatih keterbukaan seseorang dalam bertindak.

3. Milenial membaca berita dari sumber yang mereka percaya

com-Baca Review (Foto: Thinkstock)

Dibanding generasi sebelumnya, milenial lebih suka membaca berita dari sumber yang mereka percaya. Mereka juga lebih menyukai sumber yang juga diikuti dan dipikirkan oleh teman-teman mereka.

Meski begitu, bukan berarti mereka enggak menyukai sumber baru, tapi mereka lebih menyukainya saat teman mereka yang menjadi perantara berita. Milenial sangat berpengaruh terhadap konten di dunia maya saat ini, karena mayoritas pemain dunia maya adalah mereka.

Hal ini menjadi peluang tersendiri buat para pelaku bisnis. Dengan memanfaatkan hal tersebut, kita bisa menggunakan milenial sebagai salah satu landasannya. Dengan begitu, milenial akan membantu kita dalam penyebaran semua berita terkait bisnis yang sedang digeluti.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63