kumparan
3 Jul 2018 15:21 WIB

Mengenal 10 Jurusan Favorit IPB di SBMPTN 2018 lewat Jalur Ketua OSIS

Gedung Rektorat IPB. (Foto: IPB.ac.id)
Setiap tahunnya, jumlah peminat perguruan tinggi negeri selalu meningkat. Peningkatan untuk tahun 2018 pun terbilang cukup tinggi, yaitu sebanyak 15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Untuk mengantisipasi hal ini, banyak perguruan tinggi negeri yang membuka jalur alternatif selain SNMPTN dan SBMPTN. Jalur-jalur ini biasa dikenal dengan sebutan jalur mandiri.
IPB merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang membuka jalur mandiri. Jalur yang dilaksanakan tanpa mengharuskan para pesertanya mengikuti ujian tulis ini memberikan kesempatan bagi para peminatnya yang pernah menjabat sebagai ketua OSIS.
Berdasarkan siaran pers yang diterima kumparan, sebanyak 1.288 Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Menengah Atas (SMA) mendaftar sebagai calon mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur undangan khusus Ketua Osis. Untuk jalur ini, IPB mengalokasikan 150 kursi dari hampir 4.000 total kuota mahasiswa baru tahun 2018.
Selain itu, IPB juga merilis sepuluh program studi favorit yang dipilih oleh para pelamar dari jalur ketua OSIS tahun 2018 ini. Penasaran tentang sepuluh program studi favorit ini? Yuk, simak daftarnya!
ADVERTISEMENT
1. Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan
Berbeda dengan universitas lainnya, kurikulum yang diterapkan di program studi ini sangat mengedepankan aspek lingkungan serta pembangunan berkelanjutan. Nantinya, lulusan dari program studi ini juga dapat berkarirer sebagai seorang konsultan atau perencana sipil dan lingkungan. Di IPB sendiri, lulusan dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan akan menyandang gelar Sarjana Teknik (ST), yang juga merupakan gelar Sarjana Teknik pertama di universitas ini.
2. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Program studi yang biasa disingkat dengan sebutan KPM oleh para mahasiswanya ini memiliki fokus terhadap tiga divisi: Divisi Komunikasi dan Penyuluhan, Divisi Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat, serta Divisi Kependudukan, Agraria, dan Ekologi Politik. Berbeda dengan program studi komunikasi pada umumnya, KPM tidak sekadar mempelajari dasar-dasar komunikasi, namun juga penerapannya untuk mengembangkan masyarakat umum.
ADVERTISEMENT
3. Departemen Teknologi Industri Pertanian
Walaupun terdapat embel-embel “pertanian”, mahasiswa program studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) di IPB nyatanya lebih mempelajari lingkup dari bidang industri. Oleh karena itu TIP juga sering kali menjadi nama lain dari agro industri. Nantinya, lulusan dari program studi ini juga akan lebih banyak bekerja secara off farm.
4. Departemen Manajemen
Perlu diketahui, program studi Manajemen di IPB termasuk dalam rumpun Saintek. Karena, mahasiswa di jurusan ini nantinya wajib mengikuti mata kuliah umum berbasis IPA pada tahun pertamanya. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran Manajemen di IPB yang perbandingan kualitatif (ilmu sosial) dan kuantitatifnya (ilmu pasti dengan data dan perhitungan yang akurat) harus 50:50.
ADVERTISEMENT
5. Departemen Agronomi dan Hortikultura
Program studi Agronomi dan Hortikultura adalah salah satu jurusan IPB yang mempelajari tentang budi daya tanaman. Program studi ini cocok untuk mereka yang suka dengan kegiatan bercocok tanam dan aktivitas terjun langsung ke lapangan. Tidak hanya pertanian, jurusan ini juga belajar tentang pelestarian lingkungan.
6. Departemen Agribisnis
Program studi Agribisnis merupakan perpaduan dari rumpun Soshum dan Saintek, karena banyak mempelajari segala aspek dari budi daya pengolahan hasil tani, menajemen hasi tani, serta kewirausahaan. Nantinya, lulusan dari program studi ini dapat berkecimpung di bidang pertanian, pengembangan SDM, manajer lapangan, peneliti pertanian, manajer pemasaran, distributor atau agen pertaninan dan masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
7. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Program studi Ilmu dan Teknologi Pangan IPB ini telah mendapatkan pengakuan internasional dari IFT (Institute of Food Technologist) dan IUFOST (International Union of Food Science and Technology). Artinya, matakuliah yang diajarkan sama dengan jurusan teknologi pangan di Universitas Amerika Serikat. Maka, tidak heran kalau peminat dari program studi ini jumlahnya cukup banyak.
8. Departemen Komputer
Departemen Ilmu Komputer IPB merupakan departemen ilmu komputer di Indonesia yang menerapkan sistem mayor-minor. Hal ini memungkinkan terciptanya kolaborasi ilmu komputer dengan disiplin ilmu lain, khususnya ilmu-ilmu pertanian dalam arti luas. Menyambut era Revolusi Industri 4.0, peminat dari program studi ini kemungkinan besar dapat terus meningkat setiap tahunnya.
ADVERTISEMENT
9. Fakultas Kedokteran Hewan
Tak kalah dengan Fakultas Kedokterean Hewan lainnya, IPB juga secara konsisten melakukan kegiatan pengembangan keilmuan dengan kajian anatomi, fisiologi, farmakologi, dan toksikologi untuk pemahaman perkembangan, struktur, fungsi, mekanisme dan respon sistem tubuh guna meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak, hewan kesayangan dan hewan model.
10. Departemen Gizi Masyarakat
Departemen Gizi Masyarakat IPB merupakan satu-satunya pendidikan ilmu gizi di Indonesia dengan staf pengajar lulusan perguruan tinggi asing ternama. Dengan fasilitas yang memadai, program studi ini juga bekerjasama dengan berbagai instansi seperti BPOM, WHO, Unicef, Danone, Kementrian Kesehatan, dan masih banyak lagi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan