kumparan
16 Des 2017 12:25 WIB

Pelajar Tasikmalaya: Informasi Tentang Tsunami Bikin Kami Makin Panik

Pasca gempa bumi Tasikmalaya (Foto: Antara/Adeng Bustomi)
Gempa bumi berkekuatan 6,9 magnitudo mengguncang Tasikmalaya pada Jumat (15/12) malam. Akibat gempa yang juga melanda daerah di pesisir selatan laut Jawa ini menyebabkan sejumlah kerusakan rumah serta sekolah. Enggak cuma menimbulkan kerusakan, bencana ini juga merenggut korban meninggal dunia karena tertimpa bangunan.
ADVERTISEMENT
Rahmi, salah satu warga SMAN 2 Tasikmalaya mengatakan bahwa kejadian tersebut membuat dirinya dan banyak orang panik. Pasalnya, menurut Rahmi, gempa bumi semalam adalah salah satu gempa besar yang enggak mereka alami selama beberapa tahun ke belakang.
“Gempanya lumayan terasa. Waktu itu aku udah tidur. Saking kencangnya, aku dan semua orang langsung lari ke luar sambil teriak untuk kasih tau orang lain kalau ada gempa. Tiang lampu di jalan pada goyang,” ujar pemilik nama lengkap Rahmi Jati Mulyani kepada kumparan (kumparan.com).
Lebih lanjut, cewek yang akrab disapa Ami ini menambahkan bahwa banyak informasi tentang tsunami membuat banyak orang semakin panik.
“Banyak banget yang bilang kalau gempa ini berpotensi tsunami. Itu bikin kami makin panik, dan kami diminta untuk siaga,” lanjut Ami.
ADVERTISEMENT
Hal senada juga dikatakan oleh Ghina Azzhar. Siswi kelas XII SMAN 2 Tasikmalaya ini mengatakan bahwa saat kejadian tersebut, semua orang panik dan lari menyelamatkan diri.
“Saya enggak bisa tidur lagi karena takut ada gempa susulan,” timpal Ghina.
Seperti yang sudah diberitakan, berdasarkan informasi yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BMKG lewat akun resmi Twitternya mengatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,3 magnitudo. Pusat gempa terjadi di laut, 74 kilometer barat daya Kawalu dengan kedalaman 105 kilometer.
Namun, beberapa saat kemudian, BMKG memberikan update gempa tersebut berkekuatan 6,9 magnitudo. Pusat gempa berada di 11 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya dengan kedalaman 107 kilometer. Pada saat gempa terjadi, BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami. Namun kemudian peringatan tersebut sudah dicabut.
ADVERTISEMENT
Well, tetap waspada ya, guys.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·