Pencarian populer
27 November 2017 17:04 WIB
0
0

Tokoh-Tokoh Politik Dunia yang Didukung Generasi Milenial

Ilustrasi Politik (Foto: Pixabay)

Jika dulu terdapat sebuah anggapan bahwa politik hanyalah untuk orang tua, maka, saat ini situasinya sudah berubah. Dengan bantuan teknologi yang serba memudahkan pergerakan alur informasi, politik sudah menjadi topik milik semua kalangan, termasuk bagi generasi milenial.

Selain dengan cara langsung terlibat sebagai aktor partai politik, bentuk keterlibatan lain yang dapat dilakukan oleh generasi milenial adalah dengan turut memberikan suara dalam pemilihan pemimpin politik.

Namun, adakah preferensi khusus bagi generasi milenial dalam memilih figur pemimpin politik? Siapa saja tokoh politik yang disukai oleh para milenial?

kumparan (kumparan.com) memiliki 4 daftar tokoh politik dunia yang, secara statistik, paling disukai oleh generasi milenial di negaranya masing-masing.

1. Barrack Obama

Mantan Presiden AS, Barack Obama. (Foto: REUTERS/Mark Makela)

Sebuah artikel opini editorial yang diterbitkan oleh Los Angeles Times menyebut Barrack Obama sebagai seorang “pembisik milenial’’ (millennials whisperer). Dikatakan demikian, karena Presiden ke-44 Amerika Serikat itu dinilai mampu membawa nilai-nilai yang dimiliki oleh generasi milenial ke dalam masa pemerintahannya.

Hal tersebut didukung dengan data dari Pew Research Center pada November 2016 yang menyatakan bahwa 77 persen generasi milenial Amerika Serikat menyukai performa kepemimpinan Obama. Presentase tersebut secara cukup signifikian dari dua bulan sebelumnya yang hanya mencapai 66 persen di bulan Oktober, dan 58 persen pada bulan Agustus.

Sentimen positif tersebut didapatkannya, karena ia dianggap mampu mengatasi permasalahan yang selama ini ada di kalangan generasi milenial seperti masalah asuransi kesehatan, uang pinjaman biaya pendidikan (student loans), serta yang paling utama adalah persoalan toleransi di Amerika Serikat.

2. Bernie Sanders

Tokoh Politik yang Didukung Gen Milenial (Foto: Flickr/Gage Skidmore)

Gagal naik sebagai calon presiden dari partai Demokrat pada pemilu AS 2017 lalu, Bernie Sanders rupanya masih menjadi figur politik andalan generasi milenial.

Hasil sebuah survei yang dilakukan oleh Frank Luntz pada 2016 menunjukkan, Bernie Sanders adalah tokoh politik yang paling disukai dan dihargai oleh 1.000 responden generasi milenial yang ada di Amerika Serikat. Sanders mendapatkan suara sebanyak 31 persen. Hampir tiga kali lipat lebih banyak dari yang didapatkan oleh mantan kompetitornya di partai Demokrat, Hillary Clinton dengan hanya 11 persen.

Menurut majalah Time, Bernie merupakan satu-satunya kandidat presiden saat itu yang menolak untuk ikut terbawa oleh isu-isu kelas atas seperti Wall Street, Bahan Bakar, maupun industri rumah tahanan swasta. Melainkan, ia lebih mengakar kepada kepentingan orang kurang mampu dan para buruh.

3. Justin Trudeau

PM Kanada Justin Trudeau (Foto: Reuters/Chris Wattie)

Perdana Menteri Kanada saat ini mungkin merupakan tokoh politik dunia yang paling digemari generasi milenial saat ini. Selain dari tampilannya yang menarik, hal-hal yang ia lakukan membuatnya cukup akrab dengan kebiasaan-kebiasaan generasi milenial. Ambil sebagai contoh, kebiasaan ia untuk melakukan Yoga bahkan saat mengenakan pakaian kerja.

Menurut hasil survei dari Abacus Data pada 2017, dukungan generasi milenial terhadap kinerja Trudeau masih dominan dengan 53 persen, bahkan setelah dua tahun pemerintahannya berlangsung. Data ini didapatkan dengan menggunakan 4.000 total responden yang 783 di antarnya merupakan generasi milenial. Hasil ini sekaligus menjadi sebuah bantahan terhadap opini yang menyatakan bila generasi milenial sudah mulai tidak menyukai Trudeau.

Trudeau dianggap sebagai seorang tokoh politik yang memiliki fokus mendalam terhadap isu keberagaman (diversity) dan kesamarataan (equality). Selain itu, ia juga dianggap sebagai seseorang yang secara vokal mengajak anak-anak muda untuk ikut terlibat dalam dunia politik di Kanada.

4. Angela Merkel

Angela Merkel Kanselir Jerman. (Foto: Reuters/Fabrizio Bensch)

Sebelum pemilihan federal Jerman 2017 dilangsungkan pada September lalu, sebuah artikel yang terbitkan oleh kantor berita Reuters mengatakan bila hampir setengah dari total jumlah pemilih pemula (first-time voters) mendukung Angela Merkel untuk maju kembali sebagai kanselir negara panser tersebut.

Mengacu pada hasil lansiran Reuters terhadap hasil survei tersebut, dukungan pemilih berusia 18-21 terhadap Merkel terbilang cukup tinggi dengan total presentase 47 persen.

Dukungan tersebut didapatkan Merkel, salah satunya, karena ia mampu melakukan inisiasi dalam hal membuka pintu perbatasan negara bagi berjuta-juta pengungsi dari perang saudara yang terjadi di beberapa negara di wilayah Timur Tengah.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Rabu,22/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22