News
·
26 November 2020 10:13

Program Sepasar Pedas Sukses Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Konten ini diproduksi oleh PEMKOT Malang
Program Sepasar Pedas Sukses Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik  (400878)
Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan secara resmi kepada Kepala Dinas Kopindag Kota Malang, Wahyu Setiyanto, Rabu (25/11). (Foto: Pemkot Malang)
Pelan tapi pasti, Pemerintah Kota Malang terus mengukir prestasi. Setelah melalui beberapa tahap penilaian, Program Sepasar Pedas (Sekolah Pasar Pedagang Cerdas) yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kopindag) Kota Malang akhirnya sukses menerima penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
ADVERTISEMENT
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo dan diterima Kepala Dinas Kopindag, Wahyu Setiyanto di Jakarta, Rabu (25/11/20).
Karenanya, Wali Kota Malang, H. Sutiaji memberikan apresiasi yang tinggi pada seluruh pihak yang telah mensukseskan program tersebut. "Termasuk juga para pedagang di pasar-pasar yang telah ikut serta secara aktif pada program Sepasar Pedas," ujarnya.
Sutiaji ingin agar program ini tak hanya berlangsung saat penilaian lomba, namun juga dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Sehingga dapat terus mencerdaskan pedagang.
Mengingat bahwa melalui program inovasi ‘Sepasar Pedas’, pedagang pasar rakyat Kota Malang dapat bersaing dan bisa memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen agar tetap berbelanja ke pasar rakyat dengan nyaman.
Sebelumnya, acara yang dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin tersebut juga dihadiri oleh Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo; Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai; dan Kepala BNPB, Doni Monardo.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Wapres, Ma'ruf Amin juga mengungkapkan apresiasinya kepada peraih penghargaan. Menurutnya pandemi COVID-19 justru menjadi pemicu untuk menciptakan inovasi dan mengelola pengaduan pelayanan publik yang optimal.