Konten dari Pengguna

Abuna Yemata Guh, Gereja yang Dibangun di dalam Bukit Tinggi

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk mencapai gereja yang ini kamu mesti memanjat tanpa dilengkapi tali pengaman.

Abuna Yemata Guh, Gereja yang Dibangun di dalam Bukit Tinggi
zoom-in-whitePerbesar

Foto: commons.wikimedia.org

Kerajaan Axum Kuno, bagian wilayah Ethiopia, merupakan salah satu pemerintahan pertama di dunia yang menerima agama Kristen. Ketika dipimpin oleh Raja Ezana Agung, tahun 330, dia menyatakan Kristen sebagai agama resmi di wilayah kekuasaannya.

Lalu, tatkala agama Kristen tumbuh, serangkaian gereja dan biara yang spektakuler pun mulai dibangun di dalam bukit-bukit tinggi. Orang-orang Ethiopia menggali bebatuan, memahatnya, serta menghiasinya dengan beragam dekorasi.

Salah satu gereja kuno yang paling terkenal di Ethiopia, dan masih bertahan baik hingga kini, yaitu Abuna Yemata Guh. Terletak di Tigray, gereja ini bertengger pada ketinggian 198 meter.

Abuna Yemata Guh, Gereja yang Dibangun di dalam Bukit Tinggi (1)
zoom-in-whitePerbesar

Sangat menantang untuk dapat masuk ke dalam Abuna Yemata Guh, lantaran tidak tersedia tangga menuju pintunya. Untuk mencapainya, pengunjung harus mendaki tanpa tali pengaman, kemudian berjalan di sepanjang tepian bukit yang sempit, dan menyeberangi jembatan darurat yang telah reyot.

Abuna Yemata ialah orang memilih lokasi sulit gereja pada abad ke-5. Lokasinya yang terpencil sangat cocok baginya untuk menenangkan diri, sehingga dapat lebih khusyuk dalam beribadah.

Sumber: dailymail.co.uk | bbc.com