Opini & Cerita11 September 2020 10:58

Ddong-ball, Smörpassning, dan 3 Istilah Sepak Bola yang Jarang Kita Dengar (2)

Konten kiriman user
Ddong-ball, Smörpassning, dan 3 Istilah Sepak Bola yang Jarang Kita Dengar (2) (644930)
Gambar oleh David Mark dari Pixabay
Selain disukai oleh orang banyak, sepak bola juga terkenal seru karena memiliki istilah yang teramat banyak. Mulai dari istilah teknis yang mengatur pertandingan, hal taktis yang menegaskan peran seorang pemain di lapangan, sampai teknik tendangan dan momen tertentu, semuanya memiliki sebutan khusus.
ADVERTISEMENT
Walhasil, karena glosariumnya memuat daftar istilah yang teramat banyak, pada akhirnya akan wajar apabila pencinta sepak bola sekalipun tidak dapat menghafal semuanya. Apalagi untuk istilah-istilah yang jarang sekali disebutkan oleh komentator di layar televisi Indonesia.
Lima istilah di bawah ini adalah contohnya, yang sungguh asing bagi kita, para penggemar sepak bola di Indonesia.

Smörpassning

Dengan keterampilan dan teknik yang mumpuni, seorang pemain mampu memberikan smörpassning. Ini adalah operan yang sangat mulus dan mudah dikontrol oleh penerima umpan.
Dalam bahasa Swedia, smörpassning berarti operan mentega. Tak perlu usaha lebih dalam mengendalikan aliran bola yang begitu lembut ini.

Deff ko watt

Di Senegal, ada istilah deff ko watt yang berarti memotong rambut seseorang. Biasanya komentator mengucapkan frasa ini ketika seorang pemain mampu melewati lawannya dengan gerakan mengangkat bola ke atas kepala, seperti yang biasa dilakukan oleh Neymar.
ADVERTISEMENT

Ddong-ball

Frasa dari Korea Selatan ini ini bermakna sama dengan poop ball, yang berarti seorang penyerang telah menyia-nyiakan peluang. Ia menerima umpat matang di dalam kotak penalti, tetapi malah mengonversinya menjadi kesia-siaan, seperti poop (kotoran) yang dibuang begitu saja.

Salad

Tak ada seorang pemain pun yang sudi menerima nutmeg. Ah, malu sekali rasanya, saat kita dipermalukan dengan bola yang lewat begitu saja kedua kaki.
Orang Jamaica punya istilah untuk nutmeg, yaitu salad. Karena bola mampu masuk di antara himpitan kaki yang sempit.

Aile de pigeon

Teknik aile de pigeon hampir mirip dengan scorpion kick. Hanya saja dengan posisi tubuh yang lebih tegak.
Salah satu pemain yang paling sering melakukan aile de pigeon ialah Zlatan Ibrahimovic. Ia mengangkat satu kakinya ke udara dan menggunakan tumitnya untuk menendang bola. Aile de pigeon atau seperti sayap merpati, begitu kata orang Prancis.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white