kumparan
31 Agu 2019 16:35 WIB

Karya Arsitektur Mengagumkan yang Ternyata Tugas Kuliah

Foto: Moshe Safdie adalah arsitektur terkenal berdarah Israel-Kanada
Moshe Safdie punya rekam jejak ciamik sebagai mahasiswa. Saat masih berkuliah di McGill School of Architecture, ia mampu membuat sebuah karya menakjubkan yang sebenarnya adalah tugas akhir kuliahnya.
ADVERTISEMENT
Sebagai mahasiswa, Safdie punya keyakinan bahwa arsitektur kontemporer sudah seharusnya memperhatikan isu-isu seputar kemiskinan, penduduk yang terlalu padat, dan masalah penyakit. Pemikiran ini kemudian menginspirasinya untuk membuat proyek dalam rangka menyelesaikan tesisnya.
Proyek Safdie diberi nama "Habitat". Saat kota Montreal di Kanada akan menggelar acara World Fair 1967, Safdie mengajukan proyek tesisnya untuk ikut dipamerkan di sana. Pengajuan itu kemudian diterima dan karya bernama Habitat 67 pun dibangun, hingga menjadi ikon dari estetika modern sekaligus landmark Montreal yang terkenal.
Foto: Habitat 67 adalah karya pertamanya yang dirancang untuk hunian yang nyaman dan terjangkau
Habitat 67 adalah hunian yang dirancang dengan keunggulan, yaitu kenyamanan dengan harga yang terjangkau. Susunan bangunan yang tampak seperti tumpukan kubus ini awalnya direncanakan oleh Safdie untuk dibangun sebanyak seribu unit rumah, pertokoan, ruang terbuka hijau, dan sekolah, namun akhirnya yang dibangun hanya 158 rumah tinggal.
ADVERTISEMENT
Bentuk susunan kubus membuat para penghuni di sanamemiliki halaman untuk menyimpan tanaman yang terletak di bagian atap tempat tinggal penghuni lain. Selain itu, udara segara dari luar ruangan dan cahaya matahari dapat masuk kedalam rumah dengan lancar.
Pembangunan Habitat menggunakan unit-unit modular yang diproduksi massal di pabrik. Setelahnya, unit modular yang sudah berbentuk kubus disusun untuk selanjutnya dipasang menggunakan crane. Cara ini membuat biaya pembangunan dapat ditekan.
Habitat 67 saat ini terbuka untuk kunjungan wisata. Para wisatawan yang berminat berkunjung dapat menikmati pengalaman berjalan-jalan di sana selama 90 menit dengan didampingi seorang pemandu.
sumber: habitat67.com | traveleering.com
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan