kumparan
search-gray
News25 April 2020 16:31

Museum Barang Sitaan dari Pencuri di Kota Brest, Belarusia

Konten kiriman user
7552416360_1a1e0c6938_k.jpg
Pajangan di Museum of Confiscated Art, Brest, Belarus | Kredit foto oleh Oh Contraire di Flickr
Setiap museum punya kekhasan tersendiri yang mendefinisikan eksistensinya. Begitu halnya Museum of Confiscated Art, yang sesuai namanya, memiliki keunikan dengan dengan memajang benda-benda seni hasil sitaan dari para pencuri atau penyelundup.
ADVERTISEMENT
Museum itu berada di Kota Brest, Belarusia, yang pada masa lalu dipenuhi gejolak politik. Brest sering kali menjadi jalur utama para pencuri barang seni yang hendak melintasi jalur internasional yang mencoba masuk ke Polandia, dengan barang curian yang disimpan di dalam pakaian atau disembunyikan di dalam kendaraan.
Berkat para petugas pabean yang berkomitmen, sebagian besar karya tersebut dapat disita sebelum keluar dari Belarusia. Jika pemilik asli/resmi barang seni dapat diketahui dan ditelusuri keberadaanya, maka akan dikembalikan. Tetapi jika tidak, benda ini akan disimpan oleh Museum of Confiscated Art. Alih-alih menyembunyikan atau menghancurkannya, opsi terakhir ini merupakan yang terbaik.
Penampilan Museum of Confiscated tampak luar biasa dengan dihiasi benda-benda seni dari abad ke-16 hingga ke-18, sejumlah perhiasan, lukisan, jam, artefak agama, pedang, perabotan antik, sampai porselen Cina yang disita dari penyelundup pada tahun 1990-an. Semuanya adalah barang yang pernah dibawa kabur oleh pencuri dari para pemilik entah siapa.
ADVERTISEMENT
Lebih lebih dari 300 benda seni yang telah dikoleksi oleh petugas pabean di Kota Brest. Kebanyakan dari karya itu dikumpulkan selama tahun 1990-an, ketika penyelundup berusaha untuk mengambil keuntungan dari pergolakan politik di Rusia (masa-masa perpecahan Uni Soviet).
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white