Opini & Cerita12 September 2020 6:24

Orang Tua Mesti Tahu 5 Sisi Baik Video Game

Konten kiriman user
Orang Tua Mesti Tahu 5 Sisi Baik Video Game (647265)
Gambar oleh Joseph Redfield Nino dari Pixabay
Sulit meyakinkan kebanyakan orang tua bahwa anak-anak mereka akan baik-baik saja dengan video game. Rasa khawatir akan kecanduan, takut tak terampil dalam bersosial, dan keburukan dari bermain seharian, ialah sisi negatif yang enggan orang tua lihat ada pada diri anaknya. Kecemasan mereka ialah hal wajar, meskipun sebetulnya bisa dikompromikan.
ADVERTISEMENT
Salah satunya yaitu dengan pengajaran pengendalian diri yang tepat. Jika orang tua tak dapat mengendalikan amarah saat melihat anaknya bergumul dengan video game, dari siapa si anak akan belajar ketenangan? Tidak perlu memarahi, cukup mengenalkan batas.
Selain itu, video game juga tak melulu mengandung muatan negatif. Dengan menyeleksi gim yang laik dimainkan, orang tua bisa melihat anaknya meraih hal yang positif.

Memelajari keterampilan hidup yang berharga

Joshua Buchanan, pelatih eSports di Ashland University mengatakan: "Untuk menjadi ahli di Fortnite, kamu harus kreatif, kamu harus memiliki keterampilan berpikir kritis yang baik, (dan) kamu harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik."
Tidak seorang pun mesti berhenti dari pekerjaannya dan banting setir menjadi pemain gim profesional. Dengan bermain secara santai dan hanya di waktu senggang sekalipun, video game yang menyisipkan beragam tantangan dapat membantu kita mengembangkan keterampilan hidup yang penting.
ADVERTISEMENT
Ahli saraf Jerman bahkan telah menunjukkan bahwa bermain Super Mario 64 mengarahkan anak pada pertumbuhan positif di area otak, yang bertanggung jawab untuk membuat perencanaan, navigasi spasial, dan keterampilan motorik.

Gim dapat membantu melawan penyakit mental

Elemen pemecahan masalah dari video game dapat membantu pemainnya mengatasi depresi dan kecemasan. Desainer gim, Jane McGonigal, menyebut video game sebagai "perlawanan neurologis untuk depresi", karena cara dan strukturnya yang berorientasi pada suatu tujuan membantu membangun ketahanan mental.

Meningkatkan ketajaman penglihatan

Gim adalah media visual yang bisa membuat pemainnya sangat fokus. Mata mereka akan fokus secara intens dan hal ini sebetulnya memberikan manfaat. Penelitian di Kanada pun telah menunjukkan bahwa setelah bermain gim secara konsisten dalam sebulan, penglihatan para pemain muda meningkat tajam.
ADVERTISEMENT

Membantu anak menjadi dewasa

Profesor psikologi dari Universitas Oxford, Andrew Przybylski, mengatakan bahwa video game bisa mengajarkan anak-anak pelajaran berharga tentang pengaturan diri. Syaratnya, si anak belajar mengontrol waktu, kapan sebaiknya mulai bermain gim dan kapan harus berhenti untuk melakukan hal lain.
Orang Tua Mesti Tahu 5 Sisi Baik Video Game (647266)
Gambar oleh Leiver dari Pixabay
" ... menyesuaikan gim ke dalam kehidupan sehari-hari adalah praktik yang sangat baik untuk menjadi orang dewasa," tutur Przybylski. Dengan begitu, seorang anak dapat terlatih mengelola hidupnya.

Gim tidak menjadikan anak seorang psikopat

Kemungkinan hal inilah yang paling ditakutkan oleh para orang tua. Khawatir bahwa video game akan meningkatkan tindak kekerasan dan mengurangi empati. Padahal, ada bukti yang cukup kuat bahwa bermain gim tidak akan mengubah seseorang menjadi psikopat. Berdasarkan studi tahun 2017, oleh peneliti di Hannover Medical School, tidak ada korelasi antara gim yang berdarah-darah dan penurunan empati.
ADVERTISEMENT
Selama beberapa bulan penelitian, para ahli mengukur sinyal otak dari peserta, yang secara teratur memainkan video game kekerasan. Mereka mencatat bahwa respons saraf peserta yang melihat gambar-gambar provokatif tidak ada bedanya dengan mereka yang tidak bermain game sama sekali.
Referensi:
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white