kumparan
KONTEN PENGGUNA
9 Januari 2020 15:14

Permainan Pinball Pernah Jadi Hal Terlarang di Amerika Serikat

1024px-Cedar_Point_Pinball_Machines_(14847892452).jpg
Foto; Mesin Pinball
Siapa tidak tahu pinball? Permainan mengontrol pergerakan bola ini punya banyak penggemar di mana-mana. Selain menggunakan mesin khusus, pinball versi elektronik yang dimainkan di komputer pun termasuk permainan yang cukup dikenal.
ADVERTISEMENT
Bukan cuma sekadar untuk hiburan, para pemain juga bisa mengadu ketangkasan bermain pinball lewat lomba. Bahkan, setiap tahunnya dilaporkan ada 4.500 perlombaan pinball yang digelar di seluruh dunia.
Di balik popularitasnya, siapa sangka pinball pernah menjadi hal yang terlarang? Ya, ada suatu masa ketika pinball dilarang dimainkan di berbagai tempat.
Salah satu aksi pelarangan pinball terjadi pada Pinball Hall of Fame, sebuah museum di Nevada yang menjadi tempat penyimpanan koleksi ribuan mesin pinball, yang didirikan oleh anggota Las Vegas Pinball Collectors Club. Saat itu, keberadaan beberapa mesin pinball di sana menimbulkan masalah hukum hingga menyebabkan polisi turun tangan.
Penyebab masalah tersebut adalah sejumlah mesin pinball yang ada di Pinball Hall of Fame berawal dari era di mana pinball digunakan untuk judi. Di Nevada, peraturan mengenai judi memang sangat ketat, meski saat ini mesin yang dipermasalahkan tersebut sebenarnya hanya sekadar dipajang tanpa digunakan untuk berjudi seperti di masa lalu.
ADVERTISEMENT
Pinball memang harus diakui pernah lekat dengan citra perjudian. Penyebabnya, pinball dianggap sebagai permainan yang pemainnya hanya butuh keberuntungan, alih-alih kemampuan tinggi.
Mesin pinball sebenarnya tetap beredar secara sembunyi-sembunyi saat dilarang. Jadi, bermain pinball juga ikut menjadi kegiatan rahasia yang tidak boleh terlihat oleh publik.
Di New York City, pinball dilarang sejak tahun 1940 hingga 1976. Sementara itu, Los Angeles melarang pinball pada 1939 hingga 1974. Kemudian daerah lain di Amerika Serikat yang juga pernah melarang pinball di antaranya Chicago, Philadelphia, dan Salt Lake City.
Sumber: history.com | classicgame.com | ripleys.com
Sumber foto: commons.wikimedia.org
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan