Konten dari Pengguna

Rumah-rumah Berdinding dan Beratap Granit Raksasa di Portugal

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumah-rumah Berdinding dan Beratap Granit Raksasa di Portugal
zoom-in-whitePerbesar

Foto: linternaute.com

Selama ratusan tahun, penduduk di Bukit Monsanto telah memadukan tempat tinggal dan bebatuan raksasa.

Bukit tersebut terletak di desa Beira Baixa, daerah terpencil Portugal yang hanya sekitar 25 kilometer berbatasan dengan Spanyol. Di bagian teratas desa itulah penduduk Mosanto tinggal, di tempat kuno yang menjulang tinggi di atas lembah dan lereng curam.

Karena kondisi geografisnya, penduduk Monsanto beradaptasi untuk membangun rumah di antara batu-batu besar. Alih-alih menyingkirkan granit raksasa, mereka justru menjadikannya dinding dan atap ramah dengan bentuk sedemikian rupa.

Padahal, berat sebuah granit raksasa di Monsanto dapat mencapai 200 ton, potensi sangat berbahaya jika terjadi kesalahan saat mendesain rumah. Untungnya, leluhur mereka cukup terampil, sejak dibangun 500 tahun lalu rumah-rumah yang kini dihuni 800 penduduk itu masih kokoh.

Bukit Monsanto juga tercatat baik dalam sejarah, sebab letak strategisnya yang tinggi di atas gunung, dahulu Monsanto jadi rebutan untuk jadi pos perang. Pernah diduduki oleh Romawi, diserang oleh Visigoth, ditaklukan oleh orang-orang Arab, hingga kemudian para Ksatria Templar membangun benteng di puncak bukit pada abad ke-12.

Berkat tampilannya yang kuno, Monsanto juga terpilih sebagai kota 'Paling Portugis' dalam kontes nasional tahun 1938. Sejak itu, pendirian bangunan di tempat ini sangat dibatasi demi menjaga kekokohan bukit.