Seni Alam Batu Petoskey

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selama Periode Devon, skala waktu geologi lebih dari 350 juta tahun lalu, kondisi lingkungan di Michigan, Amerika Serikat, sangat berbeda dengan saat ini. Keragaman lautnya dipenuhi dengan terumbu karang tropis dan kehangatan airnya yang dangkal memberikan kelayakan hidup bagi hexagonaria percarinata.
Pada akhirnya spesies kuno tersebut memang punah, namun sisa-sisa fosilnya menempel pada terumbu karang. Lalu, ketika gletser muncul sekitar dua juta tahun yang lalu, lembaran-lembaran es mengikis karang berukuran besar menjadi bebatuan lebih kecil yang mudah tergeser ke lepas pantai.
Orang-orang pun menyebut batu-batu indah itu sebagai Petoskey Stones, dengan alasan sederhana kebanyakan darinya mudah ditemukan di daerah Petoskey. Tak terlalu istimewa bila kita menyaksikannya saat kering, lantaran mirip batu gamping biasa. Berbeda jika basah, pola bercak khas fosil hexagonaria percarinata akan muncul secara memesona dengan hiasan corak-corak berpola segi enam.
Lebih spesifik tentang 'Petoskey', legenda lokal percaya itu berasal dari nama seorang pemimpin Indian pada abad ke-18. Dalam arti harfiah, 'Petoskey' berarti 'sinar fajar' atau 'cahaya matahari yang dijanjikan'. Konon, hal tersebut pula yang menjadi alasan penyebutan Petoskey Stones, sebab pola bercak di bebatuan kuno itu tampak seperti sinar yang memancar dari matahari kecil.
Sejak tahun 1965, status Petoskey Stones dilindungi oleh Michigan sebagai babatuan resmi negara bagian Amerika Serikat.
Sumber: michigan.gov | petoskeychamber.com
