kumparan
KONTEN PUBLISHER
3 Juli 2019 21:27

Belasan Hektare Lahan di Nagan Raya dan Aceh Barat Terbakar

WhatsApp Image 2019-07-03 at 21.08.56.jpeg
Petugas berusaha memedamkan api yang membakar belasan hektare lahan di Kabupaten Nagan Raya, Rabu (3/7). Foto: Dok. BPBA
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda belasan hektare lahan di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat, Provinsi Aceh, Rabu (3/7). Petugas kesulitan memadamkan api karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran yang didominasi tanah rawa.
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, menuturkan karhutla terjadi di Nagan Raya dan Aceh Barat pada waktu bersamaan. Di Nagan Raya, lahan terbakar seluas 12 hektare. Sementara di Aceh Barat seluas 1,5 hektare.
photo6118339840283093178.jpg
Karhutla di Kabupaten Aceh Barat, Rabu (3/7). Foto: Dok. BPBA
"Di Nagan Raya, berdasarkan informasi yang diterima pos pemadam dari masyarakat pada pukul 17.00 WIB, telah terjadi kebakaran lahan. Petugas pemadam langsung ke lokasi kebakaran lahan," kata Dadek, Rabu malam (3/7).
Dadek merincikan, di Nagan Raya ada dua titik utama api, yakni lahan rawa di Gampong Kuala Tripa seluas 8 hektare dan Gampong Got Mue seluas 4 hektare. Kedua desa itu berada di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya.
"Kendala di lapangan, kondisi tanah gambut, mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi lahan yang terbakar, kurangnya peralatan, kurangnya sumber air," ujar Dadek.
WhatsApp Image 2019-07-03 at 21.08.59.jpeg
Petugasmemedamkan api yang membakar belasan hektare lahan di Kabupaten Nagan Raya. Foto: Dok. BPBA
Sementara di Aceh Barat, karhutla melanda 1,5 hektare lahan di Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Petugas menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
ADVERTISEMENT
"Titik api belum padam. Petugas masih terus memantau agar tidak meluas dan berupaya memadamkan api," ujar Dadek.
Reporter: Habil Razali
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan