kumparan
News17 Februari 2020 16:14

Bom Mortir Sisa Perang Zaman Jepang Ditemukan di Tambak Warga di Banda Aceh

Konten Redaksi ACEHKINI
Bom Mortir Sisa Perang Ditemukan di Tambak Milik Warga di Banda Aceh.jpeg
Bom mortir yang diduga bekas peninggalan masa perang Jepang ditemukan di tambak milik warga di Banda Aceh, Senin (17/2). Foto: Dok. Polresta Banda Aceh
Sebuah bom mortir yang diduga bekas peninggalan masa perang Jepang ditemukan di tambak milik warga di Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh, Aceh, pada Senin (17/2). Mortir tersebut awalnya dilihat oleh seorang operator ekskavator yang tengah melakukan pengerukan tambak.
ADVERTISEMENT
"Mortir yang ditemukan tersebut diperkirakan bom peninggalan zaman Jepang dengan ukuran panjang 30 sentimeter dan berdiameter 10 sentimeter," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kuta Raja, AKP Firmansyah, dalam keterangan tertulis, Senin (17/2).
Firmansyah menjelaskan, mortir tersebut awalnya ditemukan oleh seorang operator ekskavator yang sedang melakukan pengerukan tambak di jalan Tanggul Lorong 4 Gampong Jawa, Banda Aceh.
Pada saat pengerukan, tiba-tiba terlihat suatu benda yang diduga bom oleh operator ekskavator. Selanjutnya operator alat berat itu memanggil salah seorang pekerja di tambak tersebut untuk mengangkat mortir itu ke tanggul.
Bom Mortir Sisa Perang Ditemukan di Tambak Gampong Jawa Banda Aceh.jpeg
Bom mortir yang ditemukan di tambak milik warga di Banda Aceh saat dievakuasi oleh personel Paldam Iskandar Muda. Foto: Dok. Polresta Banda Aceh
Lebih lanjut, kata Firmansyah, pekerja tersebut menghubungi pemilik tambak untuk memberitahu bahwa di tambak miliknya yang sedang dilakukan pengerukan telah ditemukan benda yang diduga berbahaya. Kemudian pemilik tambak itu melaporkannya ke perangkat gampong (desa), juga ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa Gampong Jawa.
ADVERTISEMENT
Setelah menerima informasi tersebut, personel Bhabinkamtibmas Polsek Kutaraja didampingi Bhabinkamtibmas Gampong Jawa dan tim Jihandak Paldam Iskandar Muda langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi bom mortir yang ditemukan tersebut.
"Mortir tersebut selanjutnya dievakuasi oleh personel Paldam IM yang dipimpin langsung oleh Mayor Chairul Huda dan dibawa ke Paldam IM untuk dilakukan disposal," sebut Firmansyah.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan