Data 27 Kasus Baru COVID-19 di Aceh Hari Ini: 11 Orang Tenaga Medis, 2 Meninggal

Konten Media Partner
15 Juli 2020 18:56 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ruang penanganan pasien COVID-19 di RSUDZA Banda Aceh, Maret 2020. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Ruang penanganan pasien COVID-19 di RSUDZA Banda Aceh, Maret 2020. Foto: Suparta/acehkini
ADVERTISEMENT
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh merilis penambahan 27 kasus baru positif virus corona. Dengan demikian, hingga Rabu (15/7) pukul 15.00 WIB, total positif COVID-19 di Aceh menjadi 137 kasus.
ADVERTISEMENT
"Kasus baru positif COVID-19 di Aceh hari ini bertambah 27 orang, termasuk tenaga medis dan kontak erat tenaga medis itu, juga kontak erat pasien sebelumnya. Dua orang di antaranya meninggal dunia," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangannya, Rabu sore.
Jubir yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil tracing terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya, baik tenaga medis maupun keluarganya.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini
"Dari 27 kasus baru tersebut, 11 orang tenaga medis, 6 orang kontak erat pasien positif terinfeksi virus corona, 5 orang kontak erat Kasus 107, 2 orang kontak erat tenaga medis, 1 orang dosen, dan 2 orang meninggal dunia," sebut SAG.
ADVERTISEMENT
Ia menyebut, kasus-kasus baru tersebut dirilis berdasarkan urutan nomor kasus COVID-19 di Aceh, yang dihitung sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020, sebagai berikut:
1. Kasus 111 (32 tahun), perempuan, Banda Aceh (medis)
2. Kasus 112 (32), perempuan, Banda Aceh (medis)
3. Kasus 113 (31), perempuan, Aceh Besar (medis)
4. Kasus 114 (44), perempuan, Banda Aceh (medis)
5. Kasus 115 (31), laki-laki, Aceh Besar (kontak erat Kasus 107)
6. Kasus 116 (32), laki-laki, Aceh Besar (kontak erat Kasus 107)
7. Kasus 117 (64), perempuan, Aceh Besar (kontak erat COVID-19)
8. Kasus 118 (36), perempuan, Aceh Besar (kontak erat COVID-19)
9. Kasus 119 (9), laki-laki, Aceh Besar (kontak erat COVID-19)
ADVERTISEMENT
10. Kasus 120 (48), perempuan, Aceh Besar (kontak erat COVID-19)
11. Kasus 121 (31), perempuan, Aceh Besar (meninggal)
12. Kasus 122 (33), laki-laki, Aceh Besara (medis)
13. Kasus 123 (41), perempuan, Banda Aceh (medis)
14. Kasus 124 (30), perempuan, Aceh Besar (medis)
15. Kasus 125 (36), perempuan, Aceh Besar (medis)
16. Kasus 126 (26), laki-laki, Banda Aceh (medis)
17. Kasus 127 (43), laki-laki, Lhokseumawe (dosen)
18. Kasus 128 (39), perempuan, Aceh Besar (medis)
19. Kasus 129 (31), perempuan, Banda Aceh (medis)
20. Kasus 130 (33), laki-laki, Aceh Besar (kotak erat medis)
21. Kasus 131 (8), perempuan, Aceh Besar (kontak erat medis)
ADVERTISEMENT
22. Kasus 132 (46), perempuan, Aceh Besar (kontak erat medis)
23. Kasus 133 (6), perempuan, Aceh Besar (kontak erat medis)
24. Kasus 134 (15), laki-laki, Aceh Besar, (kontak erat medis)
25. Kasus 135 (44), perempuan, Banda Aceh (kontak erat COVID-19)
26. Kasus 136 (24), perempuan, Sumatera Utara (kontak erat COVID-19)
27. Kasus 137 (63), laki-laki, Aceh Besar (meninggal)
"Berdasarkan data tersebut, asal kasus baru positif COVID-19 meliputi: Aceh Besar 17 orang. Banda Aceh 7 orang. Bireuen 1 orang, Kota Lhokseumawe 1 orang. Asal luar Aceh 1 orang," kata SAG.
Dengan bertambah 27 kasus baru tersebut, sambung SAG, jumlah positif COVID-19 di Aceh secara akumulatif per tanggal 15 Juli 2020 Pukul 15.00 WIB sebanyak 137 kasus. Ia merincikan, 65 orang sedang dalam perawatan medis, 65 orang sudah sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
"Kabar baiknya hari ini, ada 1 orang pasien COVID-19 asal Aceh Utara yang dinyatakan sembuh," ucap SAG.
Lebih lanjut, SAG menyampaikan, adapun jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari ini bertambah 2 menjadi 2.317 orang. Dengan rincian, 21 orang sedang menjalani isolasi mandiri, dan 2.296 telah selesai masa isolasi dan pemantauan.
"Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 134 orang. Rinciannya, 3 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 provinsi dan kabupaten/kota, 130 orang sudah sehat, dan 1 orang meninggal dunia pada Maret lalu," ujar SAG.