kumparan
KONTEN PUBLISHER
26 Maret 2019 18:24

Dirjen Politik Kemendagri: Aceh Daerah Rawan Pemilu 2019

IMG_2432.JPG
Soedarmo (depan) bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat rapat koordinasi kesiapan Pemilu 2019, Selasa (26/3). Foto: Suparta/acehkini
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Mayor Jenderal (Purn) Soedarmo mengatakan Aceh termasuk dalam salah satu wilayah rawan, pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Tapi saya optimis, Aceh mampu menggelar Pemilu serentak 2019 dengan sukses,” katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu Tahun 2019, di ruang serbaguna kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (26/3/2019).
Kategori rawan untuk Aceh sesuai dengan hasil survei dari Kepolisian maupun Bawaslu RI. Kondisinya sama dengan pelaksaaan Pilkada 2017 lalu. Saat itu, Aceh masuk zona merah, namun penyelenggaraan Pilkada Aceh berlangsung dengan aman, damai dan bebas intimidasi. “Meski dalam zona merah, namun pelaksanaan Pilkada Aceh 2017 sukses terselenggara dengan hijau,” kata mantan Plt Gubernur Aceh tersebut.
Kesuksesan itu dinilainya tidak terlepas dari kerjasama, kekompakan dan sinergitas pemangku kebijakan terkait, dalam mensosialisasikan serta menyelenggarakan pemilu yang aman, Luber dan Jurdil.
ADVERTISEMENT
Belajar dari pengalaman Pilkada 2017 lalu, Soedarmo yakin pelaksanaan Pemilu di Aceh bakal berjalan lancar. “Petingnya adalah komitmen dan semangat mensukseskan Pemilu 2019, seperti suksesnya Pilkada Aceh 2017,” sambungnya.
Soedarmo mengatakan penentuan wilayah rawan lebih kepada antisipasi, agar sama-sama bekerja lebih maksimal dalam menciptakan kondisi yang aman dan damai. Karenanya, dia mengimbau seluruh pemangku kebijakan terkait, dapat sama-sama berkoordinasi, dan bersinergi. Karena sinergitas adalah kunci sukses penyelenggaraan Pemilu serentak di Aceh.
IMG_2423.JPG
Para peserta rapat koordinasi pelaksanaan Pemilu 2019 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Syamsul Bahri mengatakan sejauh ini semua tahapan penyelenggaraan Pemilu berlangsung baik. “Kami terus melakukan sosialisasi kepada pemilih, dibantu KIP Kabupaten/kota, pemerintah dan para relawan,” katanya.
Data pemilih di Aceh tercatat sebanyak 3.525.757 pemilih. Mereka terdiri dari 1.735.723 pemilih laki-laki dan 1.790.034 pemilih perempuan. Para pemilih tersebar di 23 Kabupaten/Kota, 289 Kecamatan, 6.498 Gampong dan 15.616 Tempat Pemungutan Suara (TPS). []
ADVERTISEMENT
Reporter: Adi W
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan