Konten Media Partner

DPR Aceh: Cegah COVID Tak Hanya Taat Prokes, tapi Dibarengi Nilai-Nilai Keimanan

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (24/5/2020). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (24/5/2020). Foto: Suparta/acehkini

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Teungku Irawan Abdullah meminta pemerintah membarengi seruan mematuhi penerapan protokol kesehatan (prokes) cegah virus corona kepada masyarakat dengan seruan menjaga nilai-nilai keimanan.

Dia mencontohkan penularan COVID-19 di Brunei Darussalam tidak separah negara lain karena ada seruan membaca Al-Qur'an.

"Saya memohon kepada Pemerintah Aceh supaya selain menyerukan tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan juga dibarengi masyarakat untuk menjaga nilai-nilai keimanan dan kekuatan untuk menguatkan (pencegahan) COVID ini dengan seruan-seruan mendekatkan diri kepada Allah," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera ini ketika menginterupsi rapat paripurna DPR Aceh, Senin (5/7).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Teungku Irawan Abdullah. Foto: Facebook/Irawan Abdullah

Teungku Irawan mencontohkan melihat satu wali kota yang secara resmi menyerukan masyarakat supaya membaca Al-Qur'an setiap hari. Seruan yang harus dilakukan Pemerintah Aceh disebut tidak sekadar meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan seruan membaca qunut nazilah sewaktu salat.

"Tapi seruan-seruan ini penting. Saya melihat salah satunya, Perdana Menteri Brunei bahwa beliau nyata mengatakan bahwa karena masyarakatnya berpegang kuat dengan Al-Qur'an dan senantiasa membaca Al-Qur'an, alhamdulillah di Brunei itu tidak terjadi COVID yang seberat negara-negara sekitarnya," ujarnya.

"Jadi saya berharap bahwa pemerintah juga membarengi seruan-seruan menjaga prokes itu dengan seruan-seruan penguatan diri kepada Allah. Itu penting. Apalagi kita adalah daerah yang dikenal Serambi Makkah," katanya.

kumparan post embed