News
·
22 Juli 2021 20:10
·
waktu baca 2 menit

Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi di Aceh, Bertambah 103 Orang

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi di Aceh, Bertambah 103 Orang (35209)
searchPerbesar
Jemaah Salat Idul Adha 1442 H di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Pada hari ketiga Idul Adha 1442 H atau Kamis (22/7/2021) kasus harian COVID-19 di Aceh dilaporkan bertambah 103, sementara yang sembuh bertambah 57 orang dan meninggal dunia satu orang.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya pada Rabu (21/7) penambahan kasus positif COVID-19 hanya 51 orang, Selasa (20/7) penambahan 52 orang, dan Senin (19/7) penambahan tercatat hanya 11 orang.
Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, Kamis (22/7/2021). Secara total kasus COVID-19 di Aceh tercatat 21.161, dengan jumlah penderita yang sedang dirawat sebanyak 3.930 orang. Sementara para penyintas atau pasien yang telah sembuh sebanyak 16.301 orang. “Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 930 orang,” katanya.
Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 871 orang, meliputi 744 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai COVID-19.
ADVERTISEMENT
Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.577 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.409 orang, sedang isolasi di rumah 144 orang, dan sedang isolasi di rumah sakit sebanyak 24 orang.
Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi di Aceh, Bertambah 103 Orang (35210)
searchPerbesar
Vaksinasi di Pasar Aceh, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Kepatuhan Prokes Masyarakat Aceh Kian Baik

Kendatai kasus harian naik lagi, Saifullah Abdulhani mengatakan kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) masyarakat Aceh kian baik. Hal itu berdasarkan hasil monitoring Tim Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Nasional periode 12 – 18 Juli 2021. Tercatat sekitar 88,91 persen masyarakat yang dimonitor sudah memakai masker, dan 91,14 persen makin menjaga jarak dan menghindari kerumunan. “Perilaku Prokes masyarakat Aceh lebih baik daripada hasil monitoring dua pekan sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan tersebut patut diapresiasi. Kesadaran itu tidak terlepas dari peran setiap komponen pemerintah, semua elemen masyrakat, dan media massa yang terus-menerus menyampaikan informasi yang benar tentang virus corona dan COVID-19.
ADVERTISEMENT
Saifullah Abdulgani menambahkan, media massa yang saban hari memberitakan penanganan pandemi COVID-19 di Aceh telah mengubah persepsi publik terkait virus corona. “Masyarakat kian menyadari virus corona itu nyata meski tidak kasat mata, telah merengut banyak nyawa masyarakat Aceh,” jelasnya. []