News
·
30 Juni 2020 11:41

Kisah DF: Pasien Positif Corona di Aceh yang Lolos Naik Pesawat ke Depok

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Kisah DF: Pasien Positif Corona di Aceh yang Lolos Naik Pesawat ke Depok (141705)
Pengambilan swab terhadap tetangga DF, setelah diketahui terjangkit corona. Foto: acehkini
DF (30), warga berdomisili di Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif Corona saat berada di kampung halamannya, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, berdasarkan hasil pemeriksaan swab pada Kamis (25/6). Ia menjalani tes swab saat hendak kembali ke Depok, agar memperoleh surat bebas COVID-19.
ADVERTISEMENT
Namun DF lebih dulu meninggalkan tanah Aceh tanpa menanti keluarnya hasil pemeriksaan swab, yang kelak positif. Ia kembali ke Depok menggunakan pesawat. Lantas, bagaimana ceritanya ia berhasil lolos terbang ke Depok?
Saat ini DF tengah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Depok. Melalui sambungan telepon, DF menceritakan riwayat perjalanannya hingga kemudian terpapar virus Corona. Ia mengaku pulang ke kampung halamannya pada 8 Maret 2020, saat angka COVID-19 belum ada di Aceh dan di Indonesia baru ditemukan enam kasus.
"Memang sudah ada rencana pulang ke Aceh. Tiket bolak-balik dari Aceh ke Depok sudah ada jauh-jauh hari. Jadi memang sudah rencana liburan ke Aceh," katanya kepada acehkini, Senin (29/6).
Setiba di Aceh, ia singgah sekitar dua pekan di rumah keluarga suaminya di Teunom, Aceh Jaya. Kemudian pulang ke rumah orang tuanya di Meureubo, Aceh Barat. Saat Corona mulai merebak luas di Indonesia, DF sudah jarang bepergian ke luar daerah.
ADVERTISEMENT
Sebulan sejak tiba dari Depok, DF tak mengalami gejala COVID-19. Tapi, saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah atau sudah dua bulan lebih ia di kampung halaman, warga di sana mengalami demam tinggi disertai batuk dan pilek. Ini juga dialami DF dan keluarga. "Aku tanya sama pekerja di rumah, katanya lagi musim demam," ujarnya.
Jawaban itu membuatnya sedikit lega. Kala itu kasus Corona di Aceh Barat masih nihil dan di Aceh masih di bawah 50 kasus.
Setelah Lebaran, ia berencana kembali ke Depok, sesuai jadwal tiket yang dikantongi. Bersama suami dan anak, DF menjalani rapid test agar memperoleh surat bebas COVID-19 sebagai syarat menaiki pesawat. Hasil uji cepat, DF reaktif. Sedangkan anak dan suami non-reaktif.
ADVERTISEMENT
Dengan hasil itu, DF harus menjalani uji swab untuk menentukan kepastian apakah terjangkit Corona. Surat bebas COVID-19 pun tak dikeluarkan untuknya. Belakangan, hasil swab yang keluar pada Kamis (25/6) menyatakan ia positif COVID-19. DF menjadi pasien positif Corona pertama di Kabupaten Aceh Barat.
DF meyakini tertular Corona selama berada di Aceh Barat. "Di Aceh pasti tertular, karena aku kan sudah lumayan lama juga di sana," ujarnya.
Tapi, jauh hari sebelum hasil swab keluar, DF telah terbang ke Depok. Ia mengaku mengambil surat bebas COVID-19 dengan menjalani rapid test ulang di sebuah klinik di Kota Banda Aceh, pada Minggu (21/6). Surat itu dikeluarkan setelah hasil uji cepat non-reaktif.
Langkah ini diambil DF karena hasil swab tak kunjung keluar, sementara jadwal tiket penerbangannya sudah nyaris tenggat. "Setiap hari saya menanyakan ke tim gugus COVID-19 kapan keluar hasilnya," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Dengan modal surat bebas COVID-19 yang dikeluarkan sebuah klinik, DF kemudian terbang ke Depok. Empat hari setiba di sana, ia mendapat kabar hasil swab sudah keluar dan dinyatakan positif COVID-19. Ia dihubungi tim gugus tugas COVID-19 Depok untuk menjalani tes swab ulang. "Hasilnya juga positif dan sekarang aku dikarantina di salah satu rumah sakit di Depok," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaida, mengaku telah memerintahkan petugas Puskesmas Meureubo agar memantau DF tetap menjalani karantina mandiri di rumah setelah reaktif rapid test sembari menanti hasil swab keluar.
"Beliau itu sedang kami pantau melalui petugas Puskesmas setempat dan kami tidak tahu soal dia berangkat. Yang jelas kami sudah mengintruksikan DF untuk isolasi, jangan keluar rumah dulu," kata Syarifah kepada acehkini pada Senin (29/6).
Kisah DF: Pasien Positif Corona di Aceh yang Lolos Naik Pesawat ke Depok (141706)
Syarifah Junaida. Foto: Siti Aisyah/acehkini
Syarifah menyebut belakangan juga mengetahui soal DF yang mengambil surat bebas COVID-19 dari sebuah klinik di Kota Banda Aceh agar bisa menaiki pesawat. "Dia menggunakan itu untuk pulang ke Depok," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Ditanyakan soal kemungkinan DF tertular di Aceh Barat, Syarifah menyangkal. Ia berdalih DF kerap bepergian ke kabupaten lain selama berada di kampung halaman. "Kita enggak tahu, karena dia sudah jalan-jalan dan bepergian ke luar daerah. Tapi yang jelas dia pendatang, itu saja kuncinya," katanya. [] Siti Aisyah