Tekno & Sains
·
20 November 2020 20:42

Mahasiswa, Yuk Ikutan Lomba Vlog dan Esai ‘Merdeka Belajar di Masa Pandemi'

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Mahasiswa, Yuk Ikutan Lomba Vlog dan Esai ‘Merdeka Belajar di Masa Pandemi' (13660)
Ilustrasi produktif. Foto: Unsplash
Mengasah kreativitas mahasiswa di tengah pandemi COVID-19, Organisasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, mengadakan lomba vlog dan menulis esai. Lomba bertema "Merdeka Belajar di Tengah Pandemi COVID-19" ini terbuka bagi seluruh mahasiswa di Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Kegiatan ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berekspresi serta menumbuhkan semangat berkarya di masa pandemi COVID-19," kata ketua panitia lomba, Mariani, Jumat (20/11).
Mariani mengatakan, pendaftaran lomba vlog dan esai bertema "Merdeka Belajar di Tengah Pandemi COVID-19” ini dibuka 11-28 November 2020. Untuk peserta lomba esai dapat mengisi formulir dan mengirim karyanya di tautan https://bit.ly/lombaessaySTAIN. Sedangkan untuk lomba vlog di https://bit.ly/lombavlogSTAIN.
Ia menyampaikan, bagi peserta yang mendaftar lomba vlog dan esai tersebut diharuskan mengikuti panduan yang telah ditetapkan panitia, yang dapat dilihat di https://bit.ly/PanduanEventSTAIN.
"Berikutnya untuk tahap penjurian akan dilakukan pada tanggal 29 November hingga 4 Desember 2020. Dan pemanangnya akan diumumkan pada tanggal 7 Desember 2020," ujar Mariani.
Lebih lanjut, ia menyebut, tujuan lomba ini digelar untuk meningkatkan jiwa kompetisi mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT
"Selain itu juga untuk mengasah kemampuan dan nalar mahasiswa serta meningkatkan prestasi mahasiswa di level nasional. Di samping untuk membina persatuan dan menjalin silaturahmi sesama untuk menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Erizar, menyampaikan penyelenggaraan lomba ini juga membuktikan jika mahasiswa STAIN memiliki semangat yang pantang menyerah dalam mengembangkan skill dan kreativitas.
"Walaupun di masa dan perkuliahan dilaksanakan dengan daring, tidak mengurangi semangat dalam berkarya," ujar Erizar.[*]