Pencarian populer
PUBLISHER STORY
18 Maret 2019 18:17 WIB
..
..

Orang Utan Hope Jalani Operasi Tulang, Pengangkatan Peluru Ditunda

Orang utan Hope menjalani operasi tulang di Pusat Rehabilitasi Orangutan Sibolangit, Sumatera Utara. Foto: Dok YEL-SOCP

Orang utan Hope yang ditembaki 74 peluru senapan angin dan sekujur tubuhnya luka parah, menjalani operasi tulang di Pusat Rehabilitasi Orangutan Sibolangit, Sumatera Utara. Operasi dilakukan untuk menyambung tulang bahu bagian kanan yang patah pada orang utan berusia 30 tahun itu, Minggu (17/3).

"Alhamdulillah, Hope telah dioperasi dan berjalan lancar. Operasi dilakukan terhadap tulang bahu yang patah. Operasi berlangsung selama tiga jam," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, dalam keterangannya kepada jurnalis, Senin (18/3).

Operasi dilakukan oleh dokter hewan dari Yayasan Ekosistem Lestari melalui program The Sumatran Orangutan Conservation Programme (YEL-SOCP) dan Dokter Andreas, spesialis ortopedi dari Swiss, serta dihadiri dokter dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara dan Orangutan Information Center (OIC).

Pascaoperasi, kondisi Hope semakin membaik. "Secara umum status kesehatan membaik. Beratnya naik lima kilogram dari kondisi pertama sekali dibawa ke sana. Sudah mau makan dan minum juga," tutur Sapto.

Ruang operasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Sibolangit, Sumatera Utara. Foto: Dok YEL-SOCP

Sapto menyebut operasi itu hanya difokuskan pada penyambungan tulang yang patah, bukan pengangkatan peluru. "Operasi ini adalah pemasangan pelat pada bahu yang patah dan mengobati luka-luka yang infeksi," ujarnya.

Hingga kini baru tujuh peluru dari total 74 peluru senapan angin yang telah dikeluarkan dari tubuh Hope. Untuk rencana operasi pengambilan peluru ditunda dengan mempertimbangkan kondisi Hope.

Hope adalah induk orang utan yang ditembaki 74 peluru dan tubuhnya luka parah sehingga harus dievakuasi dari kebun kepala sawit warga di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, pada Minggu (10/3/2019).

Nama Hope yang berarti 'harapan' diberikan agar orang utan itu punya harapan untuk bertahan hidup. Sementara anaknya berumur satu bulan mati dalam perjalanan ketika menuju Pusat Rehabilitasi Orangutan Sibolangit, Sumatera Utara. []

Reporter: Habil Razali

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: