News
·
28 Desember 2020 20:22

Pelanggaran Lalu Lintas di Banda Aceh Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 24,61%

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Pelanggaran Lalu Lintas di Banda Aceh Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 24,61% (108809)
Polisi mencatat pelanggar lalu lintas ketika berlangsung Operasi Zebra Seulawah 2020 di Banda Aceh, Selasa (27/10). Foto: Suparta/acehkini
Angka kecelakaan lalu lintas di Banda Aceh sepanjang tahun 2020 mengalami penurunan. Sebaliknya jumlah pelanggaran lalu lintas jutru mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019 lalu.
ADVERTISEMENT
"Jumlah angka kecelakaan yang terjadi di Kota Banda Aceh tahun ini turun jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun 2019, hanya 719 kasus kecelakaan yang terjadi, sementara pada tahun ini mencapai 542 kasus kecelakaan lalu lintas," ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, kepada awak media, Senin (28/12).
"Artinya, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Banda Aceh menurun 177 kasus atau turun 24,61 persen. Jika tahun kemarin (2019) korban jiwa yang meninggal dunia mencapai 48 jiwa, untuk tahun 2020 ini sebanyak 37 orang meninggal dunia dan luka ringan sebanyak 743 orang," lanjutnya.
Pelanggaran Lalu Lintas di Banda Aceh Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 24,61% (108810)
Operasi Zebra Seulawah 2020 di Jalan Teuku Umar, Banda Aceh, Selasa (27/10). Foto: Suparta/acehkini
Sementara untuk pelanggaran lalu lintas, kata Trisno, tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Ia menyebut, jumlah pelanggar lalu lintas di Banda Aceh tahun 2019 sebanyak 4.513 pelanggar, sementara tahun 2020 ini mencapai 5.195 pelanggar.
ADVERTISEMENT
"Para pelanggar lalu lintas ini terjaring razia petugas dalam sejumlah operasi yang dilakukan seperti Operasi Keselamatan Seulawah 2020, Operasi Patuh Seulawah 2020, Operasi Ketupat Seulawah 2020 dan Operasi Zebra Seulawah 2020," sebutnya.