News
·
29 Juni 2020 16:37

Pengungsi Rohingya di Aceh Akan Dipindahkan ke Tempat yang Lebih Layak

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Pengungsi Rohingya di Aceh Akan Dipindahkan ke Tempat yang Lebih Layak (144060)
Pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh makan siang bersama di posko penampungan. Foto: Yayasan Geutanyoe untuk acehkini
Pengungsi Rohingya di Aceh yang kini menempati bekas Kantor Imigrasi akan dipindahkan ke gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh. Relokasi 99 warga Rohingya itu dilakukan karena bangunan yang ditempati saat ini disebut tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai.
ADVERTISEMENT
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki, mengatakan bekas Kantor Imigrasi yang berada di Peunteut sudah lama tidak difungsikan. Sehingga sarana dan prasarana di gedung itu sudah tidak ada lagi. "Makanya kita berusaha menempatkan mereka di tempat yang layak," ujarnya kepada acehkini, Senin (29/6).
Menurut Marzuki, dalam beberapa hari ini Pemerintah Kota Lhokseumawe sedang menyiapkan gedung BLK agar layak ditinggali pengungsi Rohingya. Petugas mulai membersihkan gedung, membangun sarana air bersih untuk mandi, cuci, dan kakus, serta menyambung aliran listrik. "Target kita hari Kamis ini bisa kita pindahkan mereka," tuturnya.
Pengungsi Rohingya di Aceh Akan Dipindahkan ke Tempat yang Lebih Layak (144061)
Sebagian besar pengungsi Rohingya di Aceh adalah perempuan dan anak-anak. Foto: Zikri M untuk acehkini
Marzuki menjelaskan, penanganan pengungsi Rohingya itu ke depan akan ditanggung Pemerintah Kota Lhokseumawe dan sejumlah organisasi nirlaba (NGO). Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Badan PBB untuk Pengungsi (UNHCR) terkait berapa lama mereka menempati lokasi pengungsian itu.
ADVERTISEMENT
"Direncanakan di BLK itu akan ditempati permanen (sampai memproleh suaka), entah berapa lama kami enggak tahu, bisa jadi 3 atau 7 bulan," ujarnya.
Seperti diketahui, sebuah kapal yang membawa puluhan pengungsi etnis Muslim Rohingya terdampar di pesisir laut Aceh Utara, Aceh, pada Rabu (24/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Kapal motor itu ditemukan di lokasi sekitar 4 mil dari pesisir Pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.