Konten Media Partner

Polisi Selidiki Pelemparan Molotov ke Rumah Ustaz Pimpinan Ponpes di Aceh Barat

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, saat memberikan keterangan pers kepada jurnalis terkait pelemparan benda diduga bom molotov ke rumah Ustaz Abdullah Akib, Pimpinan Ponpes Tahfiz Al-Qur'an yayasan Majelis Iqra (MBI), Selasa (17/5). Foto: Siti Aisyah/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, saat memberikan keterangan pers kepada jurnalis terkait pelemparan benda diduga bom molotov ke rumah Ustaz Abdullah Akib, Pimpinan Ponpes Tahfiz Al-Qur'an yayasan Majelis Iqra (MBI), Selasa (17/5). Foto: Siti Aisyah/acehkini

Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat mulai melakukan penyelidikan terkait kasus pelemparan benda yang diduga bom molotov ke rumah Ustaz Abdullah Akib, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfiz Al-Qur'an Yayasan Majelis Belajar Iqra (MBI) yang terletak di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, menyampaikan, terkait insiden dugaan pelemparan bom molotov tersebut, pihaknya kini telah mengidentifikasi beberapa barang bukti setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami telah mengamankan beberapa barang bukti yang ada. Mudah-mudahan cepat ditangkap pelakunya," ujar Pandji kepada jurnalis, Selasa (17/5).

Polisi melakukan olah TKP rumah milik Ustaz Abdullah Akib, Pimpinan Ponpes Tahfiz Al-Qur'an Yayasan Majalis Belajar Iqra (MBI) di Aceh Barat, yang dilempari benda diduga bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (17/5/2022) pagi. Foto: Siti Aisyah/acehkini

"Dari barang bukti yang kami lihat, ada pecahan botol kami pastikan meledak pada saat dilempar namun untuk kandungan dan sebagainya masih dalam proses penelitian," tambahnya.

Untuk saksi, kata Pandji, saat ini sudah ada beberapa orang dan sedang dilakukan interogasi untuk mengumpulkan data. Namun, dugaan sementara belum dapat dipastikan siapa pelaku dugaan pelemparan bom molotov tersebut.

"Alhamdulillah kami sudah dapat tiga saksi, dugaan sementara belum dapat dipastikan,” ujarnya.

kumparan post embed

Lebih lanjut, Kapolres Aceh Barat mengimbau warga untuk tetap tenang karena kasus ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian.

Sebelumnya, rumah Ustaz Abdullah Akib, pimpinan Ponpes Tahfiz Al-Qur'an Yayasan Majelis Belajar Iqra (MBI) yang terletak di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, dilempari benda diduga peledak rakitan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (17/5/2022) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat teror itu, pintu depan rumah Ustaz Abdullah Akib berjelaga. Warna hitam bekas kobaran api terlihat kontras dengan cat rumah berwarna putih. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

kumparan post embed