kumparan
search-gray
News30 Juni 2020 17:43

Seorang Warga Aceh Tunaikan 166 Mayam Emas Lebih untuk Bayar Zakat

Konten Redaksi ACEHKINI
Aceh Tunaikan 166 Mayam Emas.jpeg
5 keping emas dengan berat total 556 gram yang diserahkan seorang muzakki untuk menunaikan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh, Selasa (30/6). Foto: Dok. BMA
Seorang muzakki yang tidak mau disebutkan namanya menunaikan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh. Zakat yang ia tunaikan dalam bentuk emas dengan ukuran berat setengah kilogram lebih atau tepatnya 556 gram.
ADVERTISEMENT
Jika 556 gram emas itu dikonversi ke Mayam--takaran emas yang berlaku di masyarakat Aceh, satu Mayam diperkirakan bernilai 3,33 gram--, akan berjumlah 166,9 Mayam. Sementara kalau dikonversi ke rupiah totalnya Rp 442,9 juta.
Untuk menunaikan zakatnya, sang muzakki (pemberi zakat) itu mendatangi langsung kantor Baitul Mal Aceh di kompleks keistimewaan Aceh, Jeulingke Banda Aceh, pada Selasa (30/6). Kedatangannya disambut langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa bersama beberapa kepala bidang.
plt baitul mal aceh.jpeg
Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa. Foto: Dok. BMA
Armiadi Musa menyampaikan muzakki yang telah menyetorkan zakatnya tersebut merupakan peserta pengajian rutinnya tentang zakat setiap Minggu malam di Masjid Baitul Musyahadah sejak dua tahun lalu.
Selain mengikuti pengajian, kata Armiadi, ia juga aktif berdiskusi tentang zakat di luar pengajian baik datang ke kantor ataupun tempat-tempat lain yang disepakati. Ia menyebut, kesadaran muzakki itu untuk menunaikan kewajibannya sangat tinggi sehingga begitu mengetahui hartanya wajib zakat, langsung diserahkan ke lembaga resmi pemerintah.
ADVERTISEMENT
"Kita arahkan beliau untuk membayar zakat ke lembaga zakat mana saja karena itu zakat pribadi, bisa ke Baitul Mal Gampong, Baitul Mal kabupaten/kota atau ke Baitul Mal Aceh. Alhamdulilah beliau mempercayakan Baitul Mal Aceh dan diantar langsung," ujar Armiadi dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6).
baitul mal aceh hayatullah.jpeg
Kantor Baitul Mal Aceh di kompleks keistimewaan Aceh, Jeulingke Banda Aceh. Foto: Hayatullah Pasee
Ia berharap kesadaran yang dimiliki muzakki tersebut dapat memotivasi orang kaya lainnya yang belum menunaikan zakatnya. Jika tidak sempat dapat ke kantor, Baitul Mal Aceh siap menjemput ke tempat muzakki atau bisa dilakukan melalui ATM, rekening, dan Qris.
"Kita memudahkan para muzaki dengan berbagai layanan supaya tidak ada alasan untuk tidak menunaikan zakat," sebutnya.
Sementara itu, muzakki yang menunaikan zakatnya sebesar 556 gram emas mengaku, zakat yang ia setorkan ke Baitul Mal Aceh merupakan harta milik pribadinya dari hasil usaha yang disimpan dan telah mencapai nisab zakat maal/harta. Ia merasa bahagia bisa menunaikan zakatnya tersebut melalui Baitul Mal Aceh.
ADVERTISEMENT
"Setelah saya diskusi dengan Ustaz Armiadi dan mengikuti pengajian beliau, saya baru tahu kalau emas yang saya simpan telah terkena wajib zakat," ujar muzakki yang ingin namanya disebut hamba Allah saja.
Berdasarkan keterangan yang dikirim Baitul Mal Aceh, zakat emas sebesar 556 gram yang diserahkan oleh muzakki tersebut terdiri dari lima keping. Masing-masingnya dengan berat 276 gram, 117 gram, 67 gram, 53 gram, dan 43 gram.[]
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white