News
·
12 November 2020 17:34

Wakil Wali Kota Banda Aceh: Perempuan Berperan Besar Tangkal Radikalisme

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Wakil Wali Kota Banda Aceh: Perempuan Berperan Besar Tangkal Radikalisme  (9816)
Zainal Arifin saat memberikan sambutan dalam seminar FKPT Aceh. Foto: Humas Banda Aceh
Perempuan memiliki peran dalam menangkal radikalisme dan terorisme. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin saat membuka seminar bertema “Perempuan agen Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Rerorisme” di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Kamis (12/11/2020).
ADVERTISEMENT
Seminar tersebut digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, Bidang Perempuan dan Anak bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Peserta seminar berasal dari lembaga perempuan, tokoh perempuan, aktivis perempuan, akademisi, mahasiswi dan instansi perempuan lainnya di Aceh.
Kata Zainal, Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut baik kegiatan tersebut, karena selama ini perhatian terhadap peran perempuan dalam mencegah radikalisme dan terorisme masih dirasakan kurang. Padahal perempuan punya kesempatan mengambil peran yang lebih besar, karena sosok perempuan sebagai Ibu menjadi guru pertama yang akan mengajarkan putra-putrinya untuk tumbuh menjadi orang berkarakter sesuai dengan harapan masyarakat.
“Yang dilakukan FKPT hari ini menjadi awal yang baik untuk perubahan pola. Jika sebelumnya lebih berorientasi pada partisipasi laki-laki, kini saatnya mendorong peran perempuan dalam mengurangi radikalisme dan teror di tengah-tengah masyarakat,” ujar Zainal.
ADVERTISEMENT
Menurut Wakil Wali Kota, perempuan bisa jadi pelaku dalam jaringan radikal dan teroris, sekaligus juga korban. Perempuan bahkan sering dijadikan target pengiriman pesan, dibujuk sebagai fasilitator bahkan penghubung.
“Kenyataan pahit semacam itu harus diakhiri. Kita ingin perempuan jangan sampai jadi pelaku, sekaligus juga harus dicegah menjadi korban,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Banda Aceh: Perempuan Berperan Besar Tangkal Radikalisme  (9817)
Peserta seminar FKPT Aceh. Foto: Humas Banda Aceh
Karenanya, Wakil Wali Kota berharap para narasumber dapat memberikan pandangan yang lebih luas tentang radikalisme dan terorisme. Ia juga berharap akan ada forum-forum lanjutan ke depannya. “Kita ingin ada diskusi juga seperti peran yang dapat dijalani oleh para perempuan di Banda Aceh dalam menyukseskan program ini,” harapnya.
Tampil sebagai pembicara pada seminar ini, Kasubdit Pengawasan BNPT Republik Republik Indonesia, Moch Chairil Anwar; Komisioner Komnas Perempuan, Riri Khariroh; dan Kabid Perempuan dan Anak FKPT Aceh, Suraiya Kamaruzzaman.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini dihadiri Ketua FKPT Aceh, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad; Kepala Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi; unsur Forkopimda dan sejumlah Kepala SKPA dan SKPK jajaran Pemko Banda Aceh. []